- Seorang pria berinisial RA (55) diamankan warga karena diduga melakukan pelecehan terhadap bocah 8 tahun di Pasar Minggu, Jakarta Selatan.
- Polisi mengevakuasi terduga pelaku ke Polres Metro Jakarta Selatan untuk mencegah aksi amuk massa yang emosional.
- Saat ini, RA diperiksa intensif sementara keluarga korban diimbau membuat laporan resmi untuk proses hukum.
Suara.com - Seorang pria berinisial RA (55) diamankan setelah diduga melakukan pelecehan terhadap bocah laki-laki berusia 8 tahun di kawasan Pasar Minggu, Jakarta Selatan. Terduga pelaku sempat diamankan warga sebelum diserahkan kepada polisi.
Kapolsek Pasar Minggu Kompol Anggiat Sinambela mengatakan, petugas segera mendatangi lokasi setelah menerima laporan dari masyarakat. Situasi sempat memanas karena emosi warga terhadap terduga pelaku.
“Hasil dari pengecekan telah diamankan seorang laki-laki diduga pelaku pelecehan anak di bawa umur yang diamankan oleh warga sekitar,” kata Anggiat kepada wartawan, Kamis (5/2/2026).
Untuk mencegah aksi main hakim sendiri, polisi mengevakuasi terduga pelaku dari lokasi kejadian dan membawanya ke Polres Metro Jakarta Selatan.
“Langsung mengamankan pelaku dan langsung membawa pelaku ke Polres Metro Jakarta Selatan dikarenakan takut jadi sasaran amukan masa sekitar yang sedang emosi terhadap pelaku,” ujarnya.
Saat ini, RA telah diamankan di Polres Metro Jakarta Selatan. Penyidik masih melakukan pemeriksaan awal dengan meminta keterangan saksi dan pihak terkait guna mendalami dugaan pelecehan tersebut.
Polisi juga mengarahkan keluarga korban untuk membuat laporan resmi agar proses hukum dapat berjalan.
“Langsung mengarahkan pihak keluarga korban untuk membuat laporan polisi ke Polres Metro Jakarta Selatan untuk dilakukan penindakan lebih lanjut,” pungkasnya.
Baca Juga: Viral Dituduh Pelecehan Seksual, Manajemen Gus Idris: Hanya Miskomunikasi Internal
Berita Terkait
-
Viral Dituduh Pelecehan Seksual, Manajemen Gus Idris: Hanya Miskomunikasi Internal
-
Gus Idris Malang Viral, Dugaan Pelecehan Berkedok Syuting Konten YouTube
-
Rekam Jejak Gus Idris Malang yang Dituding Lecehkan Talent, Terkenal Suka Bikin Konten Kontroversial
-
Viral Cerita Korban Dugaan Pelecehan Seksual Gus Idris Malang, Modus Konten Sumpah Pocong
-
Video Viral Pegawai Ritel Dianiaya di Pasar Minggu, Polisi Masih Tunggu Laporan Korban
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
3 Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan
-
Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km
-
Fadli Zon Dorong Cerita Rakyat Jadi Gerakan Nasional, Bukan Sekadar Warisan Budaya
-
KPK Cecar Eks Sekjen MPR Maruf Cahyono Soal Bukti-Bukti Gratifikasi Rp17 Miliar
-
Gus Ipul Ajak SP2MI Ambil Peran di Program Sekolah Rakyat
-
19 Ribu Anak Garut Putus Sekolah, Bupati 'Todong' ASN hingga Pengusaha Jadi Orang Tua Asuh!
-
Riset Ungkap Skema Hibah dan Pinjaman Lunak Paling Efektif Danai PLTS Komunitas
-
Hari Pelaut Sedunia, Pelindo Dukung Potensi Ekonomi di Selat Malaka
-
Prabowo Percepat Pengembangan Mobil Nasional hingga Farmasi, Kampus Diminta Kejar Kebutuhan SDM
-
Geledah Kantor BKP Sumsel, KPK Temukan Bukti Upaya Ubah Opini WTP Usai Bupati Muara Enim Kena OTT