/
Sabtu, 25 Maret 2023 | 11:14 WIB
Rafael Alun Trisambodo di KPK ([Suara.com/Yaumal])

Komisi Pemberantasan Korupsi atau KPK berkomitmen menyelesaikan penyelidikan bapak dari Mario Dandy Satriyo.

Pada Jumat (24/3/2023), Rafael  Alun Trisambodo dan istrinya, Ernie Meike Torondek telah hadir di Gedung Merah Putih untuk diperiksa Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sekira 12 jam.

Dikutip dari kanal News Suara.com, KPK menyatakan mempercepat proses penyelidikan dugaan kejanggalan harta kekayaan mantan pejabat pajak Kementerian Keuangan Rafael Alun Trisambodo (RAT). Hal ini guna segera menjerat RAT dengan unsur pidana.

"Kami percepat pendalaman untuk menemukan peristiwa pidana dan pihak yang dapat dipertanggungjawabkan secara hukum," kata Kepala Bagian Pemberitaan KPK Ali Fikri lewat keterangannya, Jumat (24/3/2023).

Ia menegaskan bahwa KPK menginginkan kasus yang menjerat RAT yang perkaranya sudah di tingkat penyelidikan segera rampung.

"Yang pasti KPK komitmen selesaikan proses penyelidikan yang sedang kami lakukan ini. Kami masih butuh waktu untuk hal tersebut," jelasnya.

Sedangkan pemeriksaan yang dilakukan KPK terhadap Rafael Alun Trisambodo, istrinya Ernie Meike Torondek beserta anak mereka, Ali Fikri menyatakan tidak dapat mengungkap materi penyelidikannya.

"Mengenai materi permintaan keterangan kegiatan penyelidikan tentu tidak bisa kami sampaikan saat ini," tandasnya.

Soal rekening gendut yang dikandung Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara atau LHKPN Rafael Alun Trisambodo, kejanggalan disebutkan sudah cukup lama namun belum ditindaklanjuti.

Kejadian penganiayaan brutal yang dilakukan Mario Dandy Satriyo, anak RAT, terhadap anak korban D menjadi salah satu trigger dikuliknya rekening gendut itu.

Utamanya karena Mario Dandy Satriyo, yang statusnya resmi menjadi tersangka, gemar melakukan flexing atau pamer-pamer harta kekayaan.

Dan ketahuan pula bahwa kendaraan yang kerap dibawa wara-wiri tidak memiliki dokumen resmi serta dibeli dengan cara nominee atau menggunakan nama orang lain.

Rafael Alun Trisambodo melaporkan LHKPN mencapai Rp 56 miliar. Ditelisik lebih jauh, kejanggalan soal harta kekayaannya satu per satu terkuak. Ditemukan mutasi transaksi sekitar Rp 500 miliar dari 40 rekening bank RAT dan keluarganya.

Di KPK, kasus dugaan kejanggalan harta kekayaan Rafael Alun Trisambodo telah ditingkatkan ke proses penyelidikan. Hal itu setelah KPK melakukan klarifikasi ke Rafael Alun Trisambodo pada Rabu (1/3/2023).

Load More