Pelatih Persib Luis Milla mengirim pesan menyentuh kepada publik jelang pertandingan terakhir Persib Bandung di Liga 1, yang akan dihelat pada hari ini, Sabtu (15/4/2023).
Pesan dari Luis Milla itu memantik kesan bahwa pelatih asal Spanyol itu hendak mengucapkan salam perpisahan dengan Persib dan bahkan Indonesia.
"Sabtu menandai akhir dari Liga 1, musim pertama saya sebagai pelatih sebuah klub di negeri yang cantik, yang selalu memperlakukan saya dengan sangat baik," tulis Milla di Instagram pada Rabu (12/4/2023).
"Bangga akan kerja dari seluruh tim. Ketika kami datang, situasinya belum bagus dan dengan kerja keras serta komitmen kami berhasil bangkit dan membawa Persib ke tempat yang seharusnya," lanjut dia.
"Kini kami ingin merampungkan musim ini dengan cara terbaik, memberikan kemenangan untuk fans kami Bobotoh di pertandingan terakhir musim ini. Go Persib," tutup Milla.
Kontrak Luis Milla dengan Persib sendiri akan berakhir satu musim lagi. Persib Bandung diketahui mengontrak pelatih asal Spanyol itu selama dua musim.
Meski demikian baik Persib maupun Milla belum memberikan keterangan resmi soal apakah Maung Bandung masih menggunakan jasa juru taktik asal Spanyol itu di musim depan.
Sementara itu pekan lalu ini Milla juga menumpahkan kekecewaannya kepada Persib setelah tim Pangeran Biru dipermalukan Persita Tangerang di Liga 1 dengan skor 4-0. Itu adalah kekalahan terbesar Persib sejak ditangani Milla.
Ia mengkritik para pemain Persib yang menurutnya sudah kehilangan daya juang, berbeda jauh ketika tim berjuluk Pangeran Biru itu mampu mengalahkan Persis Solo dengan skor 3-1 di laga sebelumnya.
"Saya merasa para pemain tidak percaya kepada saya, karena hasil dan cara bermain mereka seperti ini setelah melawan Persita. Saya tidak mengerti dan ini harus dianalisis saat musim berakhir nanti," ujar Luis Milla kepada awak media usai pertandingan.
"Kemarin saat melawan Persis Solo, pemain begitu punya sikap, karakter, daya juang yang sangat bagus buat tim kami, tapi sekarang berubah," keluh Milla.
"Tentunya saya sedih dengan hasil pertandingan ini. Tidak ada alasan, saya pikir selama saya bekerja bersama, ini adalah pertandingan paling buruk," keluh dia.
Berita Terkait
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Sayembara Rp10 Juta Dedi Mulyadi Dikritik UGM, Dinilai Cermin Gagalnya Negara Jamin Keamanan
- Resmi Daftar Kemenkum, Partai Gerakan Rakyat Pastikan Usung Anies Baswedan Capres
- KPK Buka Peluang Periksa Nusron Wahid Terkait Kasus Bupati Kuansing
- Polisi Telusuri Jejak Hotman Paris di Balik Kematian Tak Wajar Pengacara Rocky Martin
Pilihan
-
Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Tewas, Mulut dan Hidung Berbusa
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
Terkini
-
Piala Presiden 2026: Gol Bunuh Diri Konyol Nodai Debut Shin Tae-yong
-
ICCS 2026: Dorong Konten Kreator Tak Hanya Berdiskusi, tapi Langsung Berkarya
-
Notarace 2026: Gaya Hidup Sehat Menjadi Momen Silaturahmi Ribuan Notaris
-
Rehabilitasi Mangrove Berkelanjutan, 21.060 Bibit Ditanam di Pesisir Jakarta
-
Pembalut Kain Makin Dilirik, WCC Palembang Kenalkan Cindo-Pads untuk Menstruasi Sehat
-
Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Tewas, Mulut dan Hidung Berbusa
-
Dari Parenting hingga Drone, Dua Kreator Ungkap Pesona Pesisir Jakarta
-
Merawat Nyala Wayang Palembang, Warisan Kesultanan yang Menjadi Ruang Belajar Generasi Muda
-
Promo Spesial BRI, Makan Enak di Ramen Girl Dapat Potongan Harga!
-
Usut Bentrokan Menteng, Polisi Dalami Peran 15 Orang yang Diamankan