PSSI menyebutkan pemain sepak bola asal Belanda Justin Hubner tidak jadi dinaturalisasi.
Nama Justin Hubner tengah banyak diperbincangkan para penyuka sepak bola. Pemain yang tengah membela klub Wolverhampton Wanderers ini batal bergabung dengan Tim Nasional atau Timnas Indonesia. Pasalnya tidak jadi dinaturalisasi.
Terbetik kabar, Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) sudah menyiapkan nama lain karena Justin Hubner batal bergabung sebagai tim Nasional kita.
Dikutip dari kanal Bola Suara.com, dari kanal YouTube telah diunggah sebuah video tentang isu pemain calon naturalisasi setelah Justin Hubner batal bergabung.
Akun YouTube atas nama DELAN Channel mengunggah sebuah video berjudul "Hore PSSI Gembira!! Pengganti Justin Hubner Lebih Moncer di Liga Inggris – Ini Buktinya", yang tayang perdana pada Rabu (19/4/2023).
Narasinya, pemain kelahiran Belanda Jairo Riedewald bakal menjalani proses naturalisasi agar bisa memperkuat Timnas Indonesia.
Video menampilkan sosok Justin Hubner, tanpa dilengkapi satu pun materi atau scene yang memberikan penegasan berupa pernyataan resmi PSSI dengan menyebutkan nama Jairo Riedewald.
Demikian pula sebaliknya, tidak ada sama sekali pernyataan Jairo Riedewald tentang wacana naturalisasi.
PENJELASAN
Saat ini, PSSI tengah mengawal proses naturalisasi dua pemain keturunan Indonesia, yaitu Rafael Struick dan Ivar Jenner. Dan belum pernah memberikan pernyataan akan mencari pemain keturunan lainnya sebagai pengganti Justin Hubner yang batal bergabung.
Senada, tidak terdapat pernyataan terverifikasi dari Jairo Riedewald tentang kesiapan dinaturalisasi dan masuk Timnas Indonesia.
Dan tidak kalah penting, Jairo Riedewald telah berusia 26 tahun serta sudah bertanding dalam Timnas Belanda di level senior. Sehingga ia tidak bisa memperkuat Timnas Indonesia sesuai ketentuan yang berlaku.
KESIMPULAN
Video memiliki materi yang masuk kategori hoax atau bohong.
Catatan Redaksi:
Artikel ini merupakan bagian dari konten Cek Fakta Suara.com. Dibuat seakurat mungkin dengan sumber sejelas mungkin, namun tidak mesti menjadi rujukan kebenaran yang sesungguhnya (karena masih ada potensi salah informasi).
Pembaca (publik) juga dipersilakan memberi komentar/kritik, baik melalui kolom komentar di setiap konten terkait, mengontak Redaksi Suara.com, atau menyampaikan isu/klaim yang butuh diverifikasi atau diperiksa faktanya melalui email cekfakta@suara.com.
Berita Terkait
-
Erick Thohir Tunjuk Ernst & Young untuk Audit Forensik Keuangan PSSI
-
Erick Thohir: Tak Mungkin Bikin Klub Baru untuk Pemain Timnas Indonesia
-
Wacana Gabung ke Bhayangkara FC, Erick Thohir: Pemain Timnas Indonesia Harus Berlatih dengan Benar
-
Wacana Erick Thohir, Pemain Timnas Indonesia Belum Punya Klub Akan Dititipkan ke Bhayangkara FC
-
Erick Thohir Berencana Kumpulkan Pemain Timnas Indonesia di Bhayangkara FC
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Pameran Foto "Perisai Tunas" Soroti Perlindungan Anak di Ruang Digital
-
Nasib Ratusan Siswa SMA di Sumsel Terancam, Ombudsman Temukan Dugaan Pelanggaran SPMB
-
BI Sumsel Perkuat Pariwisata dan Ekonomi Digital Lewat Gemilang Palembang Raya x DKG 2026
-
AFC Ajax Boyong Marc-Andre ter Stegen, Maarten Paes Dibuang?
-
Duka Mendalam Klub Juara Liga Champions untuk Korban Gempa Venezuela
-
Mengapa Dokumen WDP Jadi WTP Dicari KPK? Fakta Baru dari Penggeledahan BPK Sumsel
-
3 Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan
-
Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km
-
Sore di Pantai, Berburu Produk Lokal hingga Menikmati Musik di WKND Market PIK2
-
Sudah Bayar Rp128 Juta, Rumah Tak Kunjung Dibangun, Konsumen Lapor Polda Sumsel