/
Selasa, 02 Mei 2023 | 14:12 WIB
Wamenkumham Edward Omar Sharif Hiariej alias Eddy Hiariej saat berada di KPK. (Suara.com/Yaumal)

Wakil Menteri Hukum dan HAM (Wamenkumham) Edward Omar Sharif Hiariej atau Eddy Hiariej menanggapi kabar monopoli bisnis di lembaga permasyarakatan (lapas).

"Begini, itu kan baru rumor yang beredar ya," kata Eddy di kompleks Istana Kepresidenan, dikutip dari Suara.com, Selasa (2/5/2023).

Lebih lanjut, Ia mengklaim, berdasarkan pengalaman selama mengunjungi sejumlah lapas telah terjadi pembinaan dan kemitraan yang baik.

"Saya kira karena selama saya berkunjung ke lapas, selama ini pembinaan dan kemitraan yang dilakukan sangat baik. Justru sangat membantu narapidana dan saya masih belum melihat lebih lanjut terkait isu-isu itu karena itu masih perlu didalami," tutur Eddy.

Sebelumnya, anak Menteri Hukum dan HAM (Menkumham) Yasonna Laoly, Yamitema Laoly dikabarkan memonopoli bisnis di dalam lapas melalui Jeera Foundation.

Kabar itu awalnya diungkapkan oleh akun Twitter @PartaiSocmed yang menyebutkan Yamitema memonopoli bisnis melalui perusahaannya.

Load More