/
Jum'at, 26 Mei 2023 | 08:05 WIB
CEK FAKTA: Benarkah sudah ada nama dalang dari kejadian dugaan penembakan Habib Bahar bin Smith? ([screenshot Turnbackhoax.id].)

Narasi berusaha meyakinkan penonton bahwa dalam kasus penembakan itu sudah ditemukan dalangnya.

Habib Bahar bin Smith atau Assayid Bahar bin Ali bin Smith adalah pendakwah dan aktivis asal Manado, Sulawesi Utara, yang lahir pada 23 Juli 1985.

Beberapa saat lalu, ia diduga ditembak Orang Tidak Dikenal atau OTK dan kejadian sudah dilaporkan kepada yang berwajib.

Dikutip dari Turnbackhoax.id, akun YouTube dengan nama Suara Politik pada 22 Mei 2023 mengunggah sebuah video. Judulnya "DI LUAR NALAR.. MENGEJUTKAN TERNYATA TOKOH INI BEKINGAN DI BALIK HABIB BAHAR DI T€MBΔK".

Narasinya kasus yang menyangkut Habib Bahar bin Smith yang diduga ditembak OTK mulai menemukan titik terang. Yaitu mulai terungkapnya dalang di balik kasus penembakan ini.

PENJELASAN

Setelah dilakukan pemeriksaan lebih lanjut, penjelasan yang disampaikan di dalam video bukanlah bukti Kepolisian tentang dalang di balik kasus penembakan Habib Bahar bin Smith.

Video berisi kronologi terjadinya penembakan hingga pelaporan yang dilakukan Habib Bahar bin Smith kepada yang berwajib.

Faktanya, hingga saat ini masih belum ditemukan bukti valid  terkait bukti penembakan karena Polisi tidak menemukan proyektil bekas penembakan dan kejadian tanpa saksi mata.

Salah satu materi video diambil dari PAStv yang diunggah oleh akun YouTube bernama Republik Salaf 313 berisi wawancara  Habib Bahar bin Smith setelah bebas dari penjara satu tahun lalu. Saat itu dia diganjar bui karena dugaan penyebaran berita bohong saat tengah melakukan dakwah.

KESIMPULAN

Video "DI LUAR NALAR.. MENGEJUTKAN TERNYATA TOKOH INI BEKINGAN DI BALIK HABIB BAHAR DI T€MBΔK" memiliki konten dengan koneksi yang salah atau false connection.

Catatan Redaksi

Artikel ini merupakan bagian dari konten Cek Fakta Metro Suara.com. Dibuat seakurat mungkin dengan sumber sejelas mungkin, namun tidak mesti menjadi rujukan kebenaran yang sesungguhnya (karena masih ada potensi salah informasi).

Pembaca (publik) juga dipersilakan memberi komentar/kritik, baik melalui kolom komentar di setiap konten terkait, mengontak Redaksi Suara.com, atau menyampaikan isu/klaim yang butuh diverifikasi atau diperiksa faktanya melalui email cekfakta@suara.com.

Load More