Narasi berusaha meyakinkan bahwa bacapres Anies Baswedan mengambil keputusan pilih bacawapres di luar partai koalisi.
Kontestasi Pemilihan Umum atau Pemilu 2024 bakal bergulir sebentar lagi, partai mengumumkan bakal calon presiden atau bacapres dan kesempatan memilih pasangan bakal calon wakil presiden atau bacawapres.
Dikutip dari Turnbackhoax.id, akun Facebook bernama Jefri Wong membagikan video unggahan Pemikir Kritis. Narasi yang ditulis adalah, "Gejolak panas perebutan kursi Cawapres, PKI dan Demokrat murka Anies ambil pasangan diluar kader partai koalisi".
Gambar yang ditunjukkan adalah Presiden dan Sekretaris Jenderal PKS, Ahmad Syaikhu dan Habib Aboe Bakar Al Habsy. Dalam gambar inilah dituliskan narasi yang menyebutkan bahwa Partai Demokrat dan PKS murka dengan Anies Baswedan karena mengambil pasangan di luar partai koalisi.
PENJELASAN
Dari penelusuran Turnbackhoax.id, ternyata tidak ditemukan informasi yang menyebutkan bahwa PKS dan Demokrat murka kepada Anies Baswedan karena memilih pasangan cawapres untuk maju di Pilpres 2024 di luar partai koalisi.
Dikutip dari artikel CNN Indonesia, Sekretaris Jendral PKS Aboe Bakal Al-Habsyi mengatakan partainya tidak mempersoalkan calon wakil presiden (cawapres) yang akan mendampingi Anies Baswedan bila tokoh dipilih dari luar partai koalisi pengusung yakni PKS, Demokrat dan NasDem.
Ia hanya mensyaratkan sosok cawapres itu harus memiliki dukungan elektoral yang baik untuk membantu Anies Baswedan.
"Selama (calon) presiden setuju dan merupakan dukungan elektoral yang bagus, why not?" jelas Aboe Bakal Al-Habsyi di kawasan Stadion Madya Gelora Bung Karno, Jakarta, Minggu (26/2/2023).
Hingga kini belum ada deklarasi resmi dari koalisi Nasdem, PKS, dan Demokrat tentang cawapres yang akan mendampingi Anies Baswedan dalam Pemilu 2024.
KESIMPULAN
Unggahan berjudul "Gejolak panas perebutan kursi Cawapres, PKI dan Demokrat murka Anies ambil pasangan diluar kader partai koalisi" termasuk dalam konten kategori hoax.
Catatan Redaksi
Artikel ini merupakan bagian dari konten Cek Fakta Metro Suara.com. Dibuat seakurat mungkin dengan sumber sejelas mungkin, namun tidak mesti menjadi rujukan kebenaran yang sesungguhnya (karena masih ada potensi salah informasi).
Pembaca (publik) juga dipersilakan memberi komentar/kritik, baik melalui kolom komentar di setiap konten terkait, mengontak Redaksi Suara.com, atau menyampaikan isu/klaim yang butuh diverifikasi atau diperiksa faktanya melalui email cekfakta@suara.com.
Berita Terkait
-
CEK FAKTA: Ada Stasiun Televisi Diperintahkan Pemilik Agar Dukung Anies Baswedan dalam Pemilu 2024?
-
CEK FAKTA: Memuji Ganjar Pranowo Habis-Habisan, Maruf Amin Sebutkan Bacapres Ini Mirip Salah Satu Khalifah?
-
CEK FAKTA: Benarkah Wakil Presiden Maruf Amin Lepas Jabatan Agar Bisa Dukung Anies Baswedan?
-
CEK FAKTA: Benarkah Presiden Joko Widodo Lancarkan Strategi untuk Cegah Anies Baswedan Sukses Pemilu 2024?
-
CEK FAKTA: Istri Tokoh Partai Masuk Penjara, Sebut-Sebut Anies Baswedan Terlibat Kasus BTS Jhonny G Plate?
Terpopuler
- Ogah Bayar Tarif Selat Hormuz ke Iran, Singapura: Ingat Selat Malaka Lebih Strategis!
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Dicopot Dedi Mulyadi Gegara KTP, Segini Fantastisnya Gaji Kepala Samsat Soekarno-Hatta!
- Intip Kekayaan Ida Hamidah, Pimpinan Samsat Soetta yang Dicopot Dedi Mulyadi gara-gara Pajak
- 5 HP Murah 5G di Bawah Rp2 Juta, Koneksi Kencang untuk Multitasking
Pilihan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
-
Benjamin Netanyahu Resmi Diseret ke Pengadilan Duduk di Kursi Terdakwa
-
Biadab! Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera di Gaza pakai Serangan Drone
Terkini
-
Hancurnya Dunia Timnas Futsal Malaysia, 2 Tahun Beruntun oleh Indonesia
-
Terpopuler: Dicopot Dedi Mulyadi, Gaji Kepala Samsat Soekarno Hatta Segini Tapi Kekayaannya...
-
Militer Israel Kian Brutal di Lebanon, Panglima IDF Cuekin Sinyal Damai Netanyahu
-
Pengusaha Konstruksi Ngeluh Beban Operasional Naik 8% Gegara Harga BBM dan Material
-
Usai Tampil Bersama Timnas Indonesia, Elkan Baggott Bakal Debut di Championship?
-
Gelar RUPST, BRI Setujui Dividen Tunai Rp52,1 Triliun dan Perkuat Fundamental Kinerja
-
Sinopsis Film Thailand The Red Line, Aksi Balas Dendam Korban Scam Lawan Geng Call Center
-
Penampakan Gunungan Uang Rp11,42 Triliun, Hasil Denda hingga Tipikor
-
Diperas Rp 300 Juta oleh 4 Pegawai KPK Gadungan, Ahmad Sahroni Tegaskan Tak Ada Ancaman
-
Menteri Dody Santai Anggaran PU Dipotong, Infrastruktur Tetap Jalan