Pendakwah Muftah Maulana Habiburahman alias Gus Miftah menceritakan soal ramalan Presiden Abdurrahman Wahid atau Gus Dur terkait masa depan Prabowo Subianto.
Cerita Gus Miftah soal ramalan Prabowo ini bermula dari pertanyaan Hercules soal pesan yang pernah diungkap Gus Dur.
Namun saat diberi pertanyaan itu, Gus Miftah belum menjawab langsung soal ramalan Gus Dur.
"Kemarin beliau (Hercules) sempat tanya sama saya seperti ini, 'Abah bagaimana soal ke depan?'. Saya cuma bilang, di situ ada Gus Ipang Wahid dan Kiai Rofiudin. Saya bilang, 'dulu Gus Dur pernah menyampaikan begini maung'. Kemarin maung (Hercules) tanya belum saya jawab. Sekarang saya jawab," ungkap Gus Miftah, dikutip dari Suara Bestie, jaringan Suara.com, Kamis (8/6/2023).
Menurut Gus Miftah, Gus Dur pernah mengatakan kalau Prabowo adalah orang yang paling ikhlas untuk Indonesia.
"Maung, dulu Gus Dur pernah mengatakan, Gus Dur pernah mengatakan di Indonesia itu orang yang paling ikhlas tidak ada yang melebihi keikhlasan seorang Prabowo Subianto," kenang dia.
Gus Miftah lalu menyimpulkan kalau Prabowo kemungkinan bisa jadi Presiden RI selanjutnya.
“Mungkin tahun ini adalah jawaban untuk Pak Prabowo Subianto," ucap dia.
Seperti diketahui, Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto digadang-gadang akan maju di Pilpres 2024 mendatang.
Baca Juga: 3 Zodiak yang Sering Mengabaikan Diri Sendiri, Cancer Terdepan!
Selain Gerindra, partai lain yang juga mengusung capres adalah PDIP dan NasDem.
PDIP sendiri mendeklarasikan Ganjar Pranowo, sementara NasDem menggaungkan Anies Baswedan sebagai Capres di Pemilu 2024.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- 4 Bohlam Lampu Emergency LED Terbaik Otomatis Nyala saat Mati Listrik, Lebih Aman Tanpa Lilin
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Duka Mendalam Klub Juara Liga Champions untuk Korban Gempa Venezuela
-
Mengapa Dokumen WDP Jadi WTP Dicari KPK? Fakta Baru dari Penggeledahan BPK Sumsel
-
3 Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan
-
Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km
-
Sudah Bayar Rp128 Juta, Rumah Tak Kunjung Dibangun, Konsumen Lapor Polda Sumsel
-
Strategi Keliru Hong Myung-Bo, Korea Selatan Terancam Angkat Koper Lebih Cepat dari Piala Dunia 2026
-
Jokowi Mulai Keliling Indonesia, Lampung Jadi Tujuan Pertama, Ada Agenda Apa?
-
Sri Sultan Absen dari Agenda Pemerintahan, Paku Alam X Ditunjuk Jadi Plh Gubernur DIY
-
Fadli Zon Dorong Cerita Rakyat Jadi Gerakan Nasional, Bukan Sekadar Warisan Budaya
-
KPK Cecar Eks Sekjen MPR Maruf Cahyono Soal Bukti-Bukti Gratifikasi Rp17 Miliar