/
Senin, 26 Juni 2023 | 11:46 WIB
Cek fakta Putri Ariani merupakan keturunan seorang raja. ([YouTube/Lidah Selebriti])

Nama Putri Ariani belakangan menjadi perhatian publik setelah ia menerima Golden Buzzer dari Simon Cowell di America's Got Talent. Hal itu membuat masyarakat dengan sosok Putri Ariani.

Dikabarkan bahwa Putri Ariani ternyata adalah keturunan Raja Mataram Kuno setelah melakukan tes DNA.

Kabar itu sendiri dibagikan oleh kanal YouTube Lidah Selebriti yang mengunggah video berjudul "Mengejutkan !! Bawa Bukti Tes DNA - Putri Ariani Bukan Orang Sembarangan - Keturunan Raja Ini".

Narasi serupa juga terlihat pada thumbnail video. Tampak Putri Ariani disandingkan dengan perempuan dan lelaki yang mengenakan pakaian zaman dulu serta bangunan candi juga terlihat di belakangnya.

Hingga kini, video itu telah ditonton sebanyak lebih dari 1.700 penayangan. Namun, benarkah Putri Ariani adalah keturunan Raja Mataram Kuno?

CEK FAKTA:

Setelah menonton video berdurasi 2 menit 42 detik tersebut, narator hanya memasukkan cuplikan tayangan ketika Putri Ariani mendapatkan Golden Buzzer di America's Got Talent.

Tak hanya itu, narator juga membacakan kembali artikel terkait perjuangan kedua orang tua Putri Ariani dalam membesarkan anak mereka.

Tetapi hingga akhir video, tidak ada penjelasan akurat maupun pernyataan resmi yang menyebutkan bahwa Putri Ariani adalah keturunan seorang raja.

Baca Juga: Cara Download Sertifikat UTBK-SNBT 2023 di 38 Link Resmi, Mulai Unduh Hari Ini Pukul 15.00 WIB

Tidak ada bukti valid yang dapat mendukung klaim tersebut. Selain itu, foto yang digunakan pada thumbnail hanyalah editan belaka.

KESIMPULAN:

Berdasarkan penjelasan di atas, dapat disimpulkan bahwa kabar Putri Ariani adalah keturunan Raja Mataram Kuno merupakan berita palsu atau hoaks.

Unggahan di atas dapat dikategorikan sebagai konten menyesatkan karena isi video tidak sesuai dengan judul yang tertulis.

Catatan Redaksi:

Artikel ini merupakan bagian dari konten Cek Fakta Suara.com. Dibuat seakurat mungkin dengan sumber sejelas mungkin, namun tidak mesti menjadi rujukan kebenaran yang sesungguhnya (karena masih ada potensi salah informasi). Lebih lengkap mengenai konten Cek Fakta bisa dibaca di laman ini. Pembaca (publik) juga dipersilakan memberi komentar/kritik, baik melalui kolom komentar di setiap konten terkait, mengontak Redaksi Suara.com, atau menyampaikan isu/klaim yang butuh diverifikasi atau diperiksa faktanya melalui email cekfakta@suara.com.

Load More