/
Jum'at, 30 Juni 2023 | 14:39 WIB
Ponpes Al Kafiyah ((Instagram/mimi.julid))

Kontroversi Pondok Pesantren (ponpes) Al Zaytun, kini muncurl dan menjadi viral penistaan agama yang dilakukan Ponpes Al Kafiyah.

Melalui video yang diunggah di akun Instagram Mimi @mimi.julid dikutip Jumat (30/6/2023), terlihat imam salat adalah perempuan.

Nampak, seorang perempuan mengenakan pakaian warna hijau dan bercadar menjadi imam dari tiga orang pria di belakangnya yang bertindak sebagai makmum.

Tidak hanya itu, gerakan-gerakan salat pun tidak lazim.

Diungkap lewat akun media sosial Snack Video @maulana11, video yang berdurasi 39 detik tersebut, nampak terlihat nama Ponpes Al Kafiyah terpampang jelas dibelakang makmum laki-laki yang sedang melakukan gerakan seperti salat.

Ponpes Al Kafiyah "Pimpinan Guru Besar Ustadzah Umariyah", begitu bunyi tulisan yang terpampang di dinding rumah tempat salat tersebut dilakukan.

Ponpes Al Kafiyah (sumber: (Instagram/mimi.julid))

Selain itu, jamaah Ponpes Al Kafiyah boleh berzina, asalkan membayar mahar kepada pimpinan pondok pesantren.

Aturan boleh berzina tersebut, dikatakan langsung oleh Pimpinan Ponpes Al Kafiyah yang merupakan seorang wanita.

Blak-blakan, perempuan bercadar tersebut mengatakan bahwa para jamaah yang berobat kepadanya bisa bergumul dengan lawan jenis alias berzina di Ponpes Al Kafiyah, setelah membayar sejumlah mahar.

Baca Juga: Etika Dewi Perssik Dipertanyakan usai Ngamuk di Masjid: Kalau Punya Adab, Bicaranya Enggak Begitu

Kepada dua orang penanya yang penasaran dengan sistem diperbolehkannya zina di Ponpes Al Kafiyah, si pemimpin pondok pesantren mengatakan karena mereka telah membayar.

"Diperbolehkan," kata Pemimpin Ponpes Al Kafiyah dalam video dari akun TikTok Toko Atok, dilansir laman Bandung.suara.

"Kalau setelah masuk (menjadi jamaah), boleh. Tidak boleh gratis, ada mahalnya," lanjut si pimpinan ponpes.

Load More