Bharada E atau Richard Eliezer dikabarkan memimpin langsung upacara pemakaman mantan Kadiv Propam Polri, Ferdy Sambo setelah menjalani hukuman mati. Tak hanya itu, Bharada E juga membacakan surat wasiat yang ditinggalkan oleh suami Putri Candrawathi tersebut.
Kabar pemakaman Ferdy Sambo itu disebarkan oleh kanal YouTube Lintas Informasi yang mengunggah video singkat berjudul "UPACARA PEMAKAMAN FERDY SAMBO DIPIMPIN LANGSUNG BHARADA E DAN BACAKAN SURAT WASIATNYA?"
Tampak Richard Eliezer berdiri di depan mic sembari memegang kertas yang diduga berisi surat wasiat Ferdy Sambo. Sementara itu, potret Ferdy Sambo dipasang dalam figura dan digunakan saat pengiringan peti mati.
Video tersebut hingga kini telah disaksikan sebanyak lebih dari 8.600 penayangan. Namun, benarkah Bharada E memimpin upacara pemakaman Ferdy Sambo?
CEK FAKTA:
Setelah menonton video berdurasi 2 menit 34 detik tersebut, narator pada video hanya memberikan informasi seputar kesalahannya yaitu membunuh Brigadir J.
Tak hanya itu, narator juga menyampaikan tentang banding Ferdy Sambo yang ditolak oleh Majelis Hakim, sehingga ia tetap dijatuhi vonis hukuman mati.
Namun sepanjang video, pemilik akun menayangkan cuplikan rekaman milik orang lain yang tidak ada kaitannya dengan kasus Ferdy Sambo.
Hingga akhir video pun tidak ditemukan adanya bukti akurat atau penjelasan valid tentang klaim Bharada E memimpin langsung upacara pemakaman Ferdy Sambo. Faktanya, Ferdy Sambo saat ini masih mendekam di Mako Brimob.
Baca Juga: Menparekraf Sandiaga Uno Resmikan Jababeka Movieland di Kota Jababeka
Foto pada thumbnail merupakan hasil editan yang telah direkayasa. Isi video juga tidak sesuai dengan judul yang tertera.
KESIMPULAN:
Berdasarkan penjelasan di atas, maka dapat disimpulkan bahwa kabar Bharada E memimpin langsung upacara pemakaman Ferdy Sambo dan membacakan surat wasiatnya adalah berita bohong atau hoaks.
Catatan Redaksi:
Artikel ini merupakan bagian dari konten Cek Fakta Suara.com. Dibuat seakurat mungkin dengan sumber sejelas mungkin, namun tidak mesti menjadi rujukan kebenaran yang sesungguhnya (karena masih ada potensi salah informasi). Lebih lengkap mengenai konten Cek Fakta bisa dibaca di laman ini.
Pembaca (publik) juga dipersilakan memberi komentar/kritik, baik melalui kolom komentar di setiap konten terkait, mengontak Redaksi Suara.com, atau menyampaikan isu/klaim yang butuh diverifikasi atau diperiksa faktanya melalui email cekfakta@suara.com.
Berita Terkait
Terpopuler
- Menteri Agama RI Nasaruddin Umar Disebut Mengundurkan Diri
- Partai Kaesang Tutup Pintu Rapat untuk Ketum Projo: Tempat Budi Arie Bukan di PSI
- Desil Tak Akurat Bisa Bikin Warga Kehilangan Hak Bansos!
- Dilaporkan ke Bareskrim Polri, Gus Lilur Tantang 4 Tokoh NU Ngaji Kitab Kuning Saat Muktamar
- Harga Kulkas Mini 1 Pintu Termurah di Pasaran, Ini 3 Rekomendasinya Mulai Rp400 Ribuan
Pilihan
-
Massa Bikin Barikade di Jalan Palmerah Utara, Hadapi Polisi yang Tembakkan Gas Air Mata
-
Palmerah Dihujani Gas Air Mata oleh Polisi, Massa Terus Melawan
-
Dua Sepeda Motor yang Dibakar Massa di Pos Polisi Pejompongan Diduga Milik Intel
-
Sepeda Motor Dibakar Dekat Pos Polisi Pejompongan, Bentrok Pecah
-
Tolak MBG dan Kopdes, FMN: Anggaran Hanya Lari ke Prabowo dan Kroni-kroninya!
Terkini
-
Momen Hangat Rudy Susmanto di Balai Kesejahteraan Sosial: Dari Beri Makan Warga hingga Cek Fasilitas
-
Massa Pati Dikecam Ojol usai Tinggalkan Aksi DPR, Botok Buka Suara
-
Palmerah Dihujani Gas Air Mata oleh Polisi, Massa Masih Terus Melawan
-
Cerita Suara Dentuman Kagetkan Warga Pandeglang: Rumah Hancur Meledak, Penghuni Berhamburan
-
AMPB Akhirnya Minta Maaf ke Ojol Usai Dikecam karena Tinggalkan Massa Aksi di Jakarta
-
Perang 400 Anggota Gangster Pecah di Jalan Raya Jakarta-Bogor, Satu Orang Terluka Bacok
-
Massa Bikin Barikade di Jalan Palmerah Utara, Hadapi Polisi yang Tembakkan Gas Air Mata
-
Revaldo Kembali Tergiur Narkoba Setelah Bertemu Pemasok di Bogor
-
Demo DPR Ricuh, Polisi Bubarkan Massa dengan Gas Air Mata
-
Palmerah Membara: Pospol Petamburan Dikabarkan Dibakar Massa, Gas Air Mata Pecah Berkali-kali