/
Jum'at, 30 Juni 2023 | 14:14 WIB
Cek fakta Ferdy Sambo gelar jumpa pers untuk pertama kalinya. ([YouTube/Lintas Informasi])

Mantan Kadiv Propam Polri, Ferdy Sambo dikabarkan menggelar jumpa pers untuk pertama kalinya atas kasus pembunuhan berencana Brigadir J

Dalam konferensi pers tersebut, suami Putri Candrawathi ini mengungkapkan pesan terakhirnya sebelum menjalani hukuman mati.

Kabar itu sendiri dibagikan oleh kanal YouTube Lintas Informasi yang mengunggah video berjudul "PERTAMA KALI FERDY SAMBO JUMPA PERS DAN UNGKAP PESAN TERAKHIRNYA SEBELUM DIEKSEKUSI MATI".

Narasi pada thumbnail video berbunyi, "HARU!! PESAN TERAKHIR FERDY SAMBO 'GARA-GARA ISTRI HIDUP JADI HANCUR'".

Tampak Ferdy Sambo memakai baju tahanan berwarna oranye tengah berbicara menggunakan mic dan dikawal oleh anggota kepolisian. Foto Putri Candrawathi juga terlihat dalam lingkaran kecil berwarna merah.

Hingga kini, video itu telah ditonton sebanyak lebih dari 6.600 penayangan. Lantas, benarkah Ferdy Sambo menggelar jumpa pers dan menyampaikan pesan terakhir sebelum jalani hukuman mati?

CEK FAKTA:

Informasi yang mengklaim Ferdy Sambo gelar jumpa pers dan mengungkapkan pesan terakhirnya adalah salah.

Setelah menonton video berdurasi 2 menit 25 detik di atas, narator hanya membahas tentang proses persidangan Ferdy Sambo cs. 

Baca Juga: 3 Tips Mencari Restu Orang Tua Kekasih untuk Menikah, Jaga Tutur Kata!

Tak hanya itu, narator juga menyampaikan informasi tentang banding Ferdy Sambo yang ditolak oleh Majelis Hakim. 

Tetapi hingga akhir video, tidak ada bukti valid maupun penjelasan secara akurat bahwa Ferdy Sambo menggelar jumpa pers dan menyampaikan pesan terakhirnya. 

Hingga kini, tidak ada tanggal resmi kapan Ferdy Sambo akan dieksekusi. Namun, Ferdy Sambo masih mendekam di Mako Brimob.

Foto yang digunakan pada thumbnail pun hasil editan untuk memanipulasi konten. 

KESIMPULAN:

Berdasarkan penjelasan di atas, maka dapat disimpulkan bahwa kabar Ferdy Sambo menggelar jumpa pers dan menyampaikan pesan terakhir sebelum menjalani hukuman mati merupakan berita palsu atau hoaks.

Unggahan di atas dapat dikategorikan sebagai konten menyesatkan karena isi video tidak selaras dengan judul yang tertera.

Catatan Redaksi:

Artikel ini merupakan bagian dari konten Cek Fakta Suara.com. Dibuat seakurat mungkin dengan sumber sejelas mungkin, namun tidak mesti menjadi rujukan kebenaran yang sesungguhnya (karena masih ada potensi salah informasi). Lebih lengkap mengenai konten Cek Fakta bisa dibaca di laman ini.

Pembaca (publik) juga dipersilakan memberi komentar/kritik, baik melalui kolom komentar di setiap konten terkait, mengontak Redaksi Suara.com, atau menyampaikan isu/klaim yang butuh diverifikasi atau diperiksa faktanya melalui email cekfakta@suara.com.

Load More