/
Selasa, 11 Juli 2023 | 18:00 WIB
Survei LSI pada Juli 2023 menemukan elektabilitas Prabowo Subianto stabil naik. Sebaliknya Anies Baswedan semakin turun. (Suara.com/Novian)

Elektabilitas Prabowo Subianto, bakal capres dari Gerindra terus meningkat, sementara di sisi lain Anies Baswedan yang diusung Koalisi Perubahan semakin tidak menarik pemilih.

Demikian diungkap Lembaga Survei Indonesia atau LSI dalam survei terbarunya yang dirilis, Selasa (11/7/2023). Direktur Eksekutif LSI Djayadi Hanan mengatakan elektabilitas Prabowo menguat secara konsisten sejak Januari sampai Juli 2023.

"Trennya, terjadi tren penguatan terhadap Prabowo secara konsisten sejak Januari 2023 sampai dengan Juli 2023," kata Djayadi saat memaparkan hasil survei nasional LSI bertajuk "Peta Kompetisi Pilpres dan Sikap Publik terhadap Isu-Isu Nasional".

Djayadi mengatakan hasil survei LSI pada Juli menemukan elektabilita Prabowo di angka 35,8 persen, disusul Ganjar Pranowo dengan 32,2 persen dan terakhir Anies yang mendulang 21,4 persen.

Tren elektabilitas Prabowo, Ganjar Pranowo dan Anies Baswedan dalam survei LSI. (sumber: Twitter/LSI_Lembaga)

Lebih lanjut, Djayadi mengungkapkan hasil survei LSI pada Januari 2023 menunjukkan Prabowo memperoleh elektabilitas 23,2 persen. Lalu, pada Februari 2023, elektabilitas ketua umum Partai Gerindra itu meningkat menjadi 26,7 persen.

Kemudian, pada April 2023, elektabilitas Prabowo menjadi 30,3 persen dan dalam survei terbaru LSI pada Juli 2023 mencapai 35,8 persen atau menduduki posisi teratas.

Sementara Ganjar Pranowo bergerak dari 36,3 persen di Januari, turun ke 35 persen pada Februari, anjlok jadi 26,9 persen di April dan naik kembali ke 32,2 persen pada Juli ini.

Anis di sisi lain terus turun dari 24,2 persen di Januari, menjadi 24 persen di Februari, naik tipis ke 25,3 persen pada April dan kini pada Juli hanya memiliki elektabilitas 21,4 persen.

Survei terbaru LSI itu digelar pada 1-8 Juli 2023 dengan melibatkan sebanyak 1.242 responden berusia 17 tahun ke atas atau sudah menikah dan memiliki telepon atau telepon genggam.

Baca Juga: Bawa-Bawa Anies, Erick Thohir Geram Renovasi JIS di Politisasi

Survei tersebut dilakukan dengan metode wawancara melalui telepon dengan batas kesalahan (margin of error ) sekitar 2,8 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen.

Load More