Alasan apa saja bisa dikemukakan agar penonton terkecoh berujung kepada percaya.
Masa-masa menjelang tahun politik, Pemilu atau pemilihan umum, serta pencalonan presiden dan wakil presiden digunakan para pengunggah video non-kredibel untuk memberikan masukan-masukan dalam bentuk konten tendensius.
Seperti dikutip dari Turnbackhoax.id, akun Facebook bernama Esha, menunggah video di group Facebook INDONESIA BERSUARA.
Narasinya "Walah-Walah pilpres 2024 yang punya gawe bangsa Indonesia, kok ada petunjuk pemilu berbahasa china ini untuk siapa kalau bukan untuk mengalahkan Anies dengan cara curang…. gawat, gawat, gawat kalau bangsa indonesia gak cermat dan peka…."
Foto thumbnail ada Presiden Joko Widodo, Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok, serta suasana suatu pemilu, dan tulisan "Indonesia dlm Bahaya" serta "SERAM VIRAL KOMUNIS CINA MEMBIAYAYAI GANJAR 20JUTA PER AKSI".
PENJELASAN
Turnbackoax.id melakukan penelusuran dan hasilnya adalah:
Unggahan ini kembali membahas mengenai kampanye berbahasa Mandarin, yang diduga dilakukan untuk mengalahkan salah satu pihak di dalam Pilpres 2024.
Di dalam unggahan ini terdapat dua video rekaman suara yang dilampirkan.
* Pertama, video rekaman suara yang berisi informasi dari seseorang yang mengaku Kolonel PPIR Yananto Baroto, yang menyatakan bahwa terdapat tata cara kampanye serta petunjuk-petunjuk pemilu yang berbahasa Mandarin.
* Kedua, video rekaman dengan foto Ganjar Pranowo yang menyatakan bahwa Ganjar Pranowo telah dipersiapkan Partai Komunis China sejak tiga tahun lalu dan telah disokong dana operasi pemenangan sebesar Rp 200 Juta untuk satu kali kegiatan.
Ditelusuri lebih lanjut terkait nilai valid dan kredibel serta kebenaran informasi ini, terdapat beberapa kekeliruan:
* Pertama, tentang kampanye dan tata cara pemilu yang berbahasa Mandarin menuju Pilpres 2024. Isu ini telah terverifikasi sebagai hoaks lama dan telah dibuatkan artikelnya di turnbackhoax.id pada Januari 2023. Selain itu, perihal nama seorang kolonel yang disebut di dalam rekaman, tidak didapatkan data valid untuk mengonfirmasi sosok Kolonel PPIR Yananto Baroto.
* Kedua, mengenai pendanaan terhadap operasi pemenangan Ganjar oleh Partai Komunis China. Sampai saat ini, belum ada sumber valid mengonfirmasi hal ini. Gambar Ganjar Pranowo yang duduk dengan beberapa orang di dalam video, yaitu para pengusaha di Jawa Timur adalah yang menyatakan dukungan kepada Ganjar Pranowo dalam Pilpres 2024.
KESIMPULAN
Video di Facebook tentang ganjar ranowo didanai parati di China dengan narasi "Walah-Walah pilpres 2024 yang punya gawe bangsa Indonesia, kok ada petunjuk pemilu berbahasa china ini untuk siapa kalau bukan untuk mengalahkan Anies dengan cara curang…. gawat, gawat, gawat kalau bangsa indonesia gak cermat dan peka…." termasuk hoax dengan konten yang menyesatkan atau misleading content.
Catatan Redaksi:
Artikel ini merupakan bagian dari konten Cek Fakta Metro Suara.com. Dibuat seakurat mungkin dengan sumber sejelas mungkin, namun tidak mesti menjadi rujukan kebenaran yang sesungguhnya (karena masih ada potensi salah informasi).
Pembaca (publik) juga dipersilakan memberi komentar/kritik, baik melalui kolom komentar di setiap konten terkait, mengontak Redaksi Metro Suara.com, atau menyampaikan isu/klaim yang butuh diverifikasi atau diperiksa faktanya melalui email cekfakta@suara.com.
Berita Terkait
-
CEK FAKTA: Benarkah Seluruh Wali Kota di Indonesia Dukung Anies Baswedan di Pemilu 2024?
-
CEK FAKTA: Prabowo Subianto Mundur dari Konstestasi Pemilu 2024 karena Tak Kuat Hadapi Persaingan dengan Anies Baswedan?
-
CEK FAKTA: Apa Betul Prabowo Subianto Janjikan Duit Tanpa Diundi Kepada Siapa Saja yang Mendukungnya?
-
CEK FAKTA: Benarkah Megawati Soekarnoputri Salah Pilih Capres Sehingga PDIP Retak, Elit Partai Enggan Dukung Ganjar Pranowo?
-
CEK FAKTA: Benarkah Lirik Lagu Kebangsaan Indonesia Raya Diubah?
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
Terkini
-
Trauma Masa Kecil dan Topeng Sosial dalam Novel Andreas Kurniawan
-
Cara Menyimpan Daging Kurban Agar Tidak Cepat Busuk dan Bebas Bau Tak Sedap
-
5 Sepatu Puma Lifestyle Diskon di Sports Station, Harga Mulai Rp200 Ribuan
-
Timnas Indonesia Lawan Oman dan Mozambik di GBK Untuk Dongkrak Ranking FIFA Juni 2026
-
Anggaran BOSDa DIY 2026 Dipangkas Rp9 Miliar, Sekolah Kecil Terancam Tak Mampu Beroperasi
-
Ratusan Ribu Kasus Stroke Terjadi Tiap Tahun, Penanganan Cepat Dinilai Sangat Krusial
-
Seraut Kenangan dalam Secangkir Kopi di Kedai Tempo Doeloe Kalisat Jember
-
Alibi Ashari Cabuli Santriwati: Sebut Korban Penuh Dengki dan Harus Diobati dengan Tidur Bareng
-
Lebih Ganas dari PMK! Ancaman Penyakit BEF Hantui Sapi Kurban di Bekasi: Telat Sehari Bisa Mati
-
Investigasi Kemenhub Ungkap Bus ALS Tak Miliki Izin Operasi