Para komika ramai-ramai mengkritik peraturan presiden alias Perpres Jurnalisme Berkualitas yang berisi soal publisher rights (hak penerbit).
Hal ini mereka sampaikan dalam unggahan Instagram Deddy Corbuzier, yang mana regulasi ini mengancam pekerjaan para kreator.
Mulanya Deddy Corbuzier menanggapi soal pendapat Google, di mana efek publisher right dianggap menghilangkan para pekerjaan content creator.
"Intinya... Semua KONTEN CREATOR MATI.. Ya termasuk saya, kita, anda..," katanya dalam unggahan Instagram @mastercorbuzier, dikutip Jumat (28/7/2023).
"Dan seperti aturan pemerintah lain... Aturan tiba tiba ada... Correct me if I'm wrong.." lanjut dia.
Deddy mengatakan kalau aturan ini bisa berefek pada algoritma dan iklan yang nantinya bermuara ke salah satu pihak. Hal itu pun turut bisa mengubah kebijakan Google yang selama ini diterapkan.
"Algoritma, Brand Iklan dll akan di arahkan ke Yg punya... Ya tau lah ya.. Google menolak tapi kalau aturan nya jalan ya udah.." paparnya.
Deddy Corbuzier lalu menyebut kalau aturan ini sebenarnya tak terlalu berpengaruh untuknya. Sebab dia memiliki bisnis lain, selain pekerjaannya sebagai kreator.
Namun regulasi publisher rights bisa berdampak pada kreator baru, termasuk untuk mereka yang sangat mengandalkan media sosial.
"Buat saya ga terlalu big deal.. Bisnis Saya gak disini aja.. Tapi buat konten creator baru, atau medsos seleb atau siapapun yg hidup dari media sosial... Say Goodbye.." jelasnya.
Sontak para komika yang juga kreator mendukung kritikan Deddy Corbuzier soal publisher rights ini. Di kolom komentar, mereka ramai-ramai sepakat untuk melawan adanya aturan tersebut.
"MAJU!!!" kata Praz Teguh @praz_teguh.
"LAWAN," ujar Coki Pardede @cokipardedebebas.
"Duh usahaku Klo g sosmed cuma standup mas, big deal iki mas buatku," timpal Dodit Mulyanto @dodit_mul.
"Yahhh masa gw balik jaga tiket di comedy club lagi om??" balas Oza Rangkuti @ozarangkuti.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Apa Itu Sepatu Hybrid? Ini 5 Rekomendasi Buatan Lokal Terbaik dan Serbaguna
- Kaki Masih Pegal Setelah Lari? Ini 5 Sepatu Recovery Run Lokal dengan Review Terbaik
- Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Sering Ditagih Warga, Alasan Kapolres Bekasi Kombes Sumarni Hubungi Sony Sonjaya Terungkap
-
Kabar Terbaru Tol Bocimi, Kapan Jalur Cibadak-Sukabumi Barat Mulai Bisa Dilintasi?
-
Viral Siswi SD Menangis Akibat Listrik Padam Saat OSN, Disdik Sukabumi Minta Ujian Diulang
-
6 Fakta Terbaru Pemeriksaan Wabup Syafrudin, Kasus Korupsi Tunjangan DPRD Indramayu
-
BEM USU Gelar Demo di DPRD Sumut Besok, Usung 6 Tuntutan
-
Mampukah CFD Ampera Menjadi Malioboro Mingguan Palembang?
-
Kejati Jabar Segera Layangkan Panggilan Kedua untuk Wabup Indramayu Syafrudin
-
Hasil PCMB Tidak Sesuai? Begini Cara Dialihkan ke Sekolah Swasta atau SPMB Tahap 2
-
Takut Diamuk Massa, Alasan Sopir Truk Fuso Kabur Usai Tabrak Lari Tokoh Pramuka
-
137 Kali Karhutla, 305 Hektare Lahan Sudah Hangus, Ancaman Asap Kembali Mengintai Sumsel?