Ferry Irawan kerap dicap pria mokondo dan benalu selama menikahi Venna Melinda. Ledekan ini bahkan semakin sering disebut setelah Ferry dilaporkan akibat melakukan kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) kepada Venna.
Karena itulah kubu Ferry dibuat heran dengan tuntutan nafkah iddah dari pihak Venna. Pasalnya menurut kuasa hukum Ferry, Venna sampai menuntut senilai Rp1 miliar.
"Gugatan rekopensi yang diajukan oleh pihaknya Mbak Venna itu dengan total kurang lebih ada yang Rp1 miliar, ada Rp165 juta, ada Rp600 sekian juta. Itu yang diajukan, dituntut untuk Mas Ferry bayar," kata Sunan, dikutip dari kanal YouTube TRANS TV Official, Selasa (22/8/2023).
"Sekarang logikanya bagaimana seorang yang dari awal opininya sudah dibentuk nggak punya uang lah, mokondo lah, laki-laki tidak berpenghasilan, lalu ada di dalam penjara, dimintain duit untuk putusan cerai dengan nilai satu koma sekian miliar," sambungnya.
Sunan menegaskan bahwa permintaan itu tidak masuk akal apalagi karena selama beberapa bulan terakhir Ferry dijebloskan ke penjara karena dituduh melakukan KDRT.
Sementara itu, pihak keluarga Ferry juga tidak menampik bila sang aktor memang tak berpenghasilan sebanyak Venna. Bahkan masalah ini sudah pernah disampaikan ibu Ferry sebelum putranya menikahi Venna dan kala itu sang mantan menantu menerimanya.
Beruntungnya majelis hakim kemudian mengabulkan gugatan cerai Ferry terhadap Venna sekaligus mengurangi tuntutan nafkah iddah yang harus dibayarkan.
"Hanya membayar Rp30 juta dari total Rp1,6 miliar yang dituntut," ungkap Sunan yang mengaku tidak tahu alasan Venna sampai menuntut sebesar itu, apalagi karena usia pernikahan sang klien yang masih terhitung satu tahun.
"Kita ajukan banding karena memang sesuai dengan kemampuan Mas Ferry yang belum beraktivitas kembali, belum berpenghasilan," tandasnya menambahkan.
Baca Juga: Buntut Kasus KDRT ke Venna Melinda, Ferry Irawan Ogah Buru-buru Nikah Lagi
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 Pantangan Feng Shui Rumah yang Sebaiknya Dihindari, dari Pintu hingga Kamar Mandi
- 3 HP Xiaomi RAM 8 GB Murah di Bawah Rp1 Juta, Ini Pilihannya
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
ABK WNI Tewas Diserang Kelompok Houthi di Selat Bab Al Mandeb
-
WNA China Diduga Dilecehkan Saat Bikin Video di Lovina Bali
-
Bibit Durian Diturunkan di Pelabuhan Makassar Padahal Punya Izin, Ini Respons Badan Karantina
-
Karhutla Sumsel Mencapai 1.926 Hektare, Ancaman Besarnya Justru Setelah Api Padam
-
Karhutla Sumsel Tembus 664,97 Hektare, 1.077 Kejadian Tercatat hingga Agustus
-
Bank Sumsel Babel dan Kodam II/Sriwijaya Perkuat Akses Layanan Keuangan Prajurit
-
Menteri Kebudayaan Fadli Zon Beberkan Alasan Geser Konser GBN dari Kota Tua ke Kabupaten Bogor
-
Polrestabes Bandung: Sopir Truk Jadi Tersangka Tabrak Lari yang Tewaskan Polisi
-
Cara Dapat Diskon Tiket Gaia Music Festival 2026 Pakai BRImo
-
Resah, Puluhan Pimpinan Media Lokal dari 4 Provinsi Kumpul di Pekanbaru Bahas Ekosistem Media