Ibunda Aldila Jelita muncul di hadapan publik dan meluapkan kemarahannya karena sang anak rujuk dengan Indra Bekti.
Dengan blak-blakan Marjam Abdurrahman mengungkap mantan menantunya itu sudah melakukan kesalahan fatal. Meski tak disebutkan dengan gamblang, Marjam kemudian mengungkit perihal kaum Nabi Luth yang lantas dikaitkan dengan isu LGBT.
"Jangan berpatokan rujuk itu disahkan sama agama, who's the guy? Kalau dia tetap pezina, perampok, terus mau balik lagi, go ahead (diizinkan), ibunya tidak punya pikiran, gila," kata Marjam, dikutip dari kanal YouTube Intens Investigasi, Senin (28/8/2023).
Mirisnya, perkara aib Bekti ini rupanya juga sudah diketahui dengan gamblang oleh kedua anaknya, Dafni dan Abel. Bahkan Aldila lah yang menceritakan dengan blak-blakan soal aib sang kepala keluarga.
"Bodohnya Dila, dia mengatakan alasan kenapa dia cerai, karena bapaknya 'itu' ke anak-anak sampai anak-anaknya tahu. Gila atau nggak si Dila? Mestinya dia diam kan? Kalau dia punya rencana mau balik lagi dengan laki-laki gila ini, mestinya rahasianya jangan dibuka dong," tutur Marjam yang telah diterjemahkan.
Marjam mengaku mengetahui hal ini dari mulut kedua cucunya langsung. Padahal menurutnya informasi ini belum sepantasnya diketahui oleh anak-anak berusia 11 dan 9 tahun.
"Waktu saya tanya, 'Kamu tahu nggak maksudnya ini?' (Dafni menjawab) 'Iya, saya tahu'. (Marjam bertanya lagi) 'Bisa kamu jelaskan?' Dia menjelaskan semuanya. (Marjam bertanya) 'Astaga, kamu tahu dari mana semua ini?' (Dafni menjawab) 'Dari Mami'," ungkap Marjam yang telah diterjemahkan.
"Stupid Dila! Ini kan aib ya. Anak 11 tahun belum waktunya nerima cerita ini. Di hari lain saya tanya sama si kecil, 'Kamu tahu kenapa orangtuamu bercerai?' (Abel menjawab) 'Saya tahu, karena Ayah begini'. (Marjam bertanya lagi) 'Kamu tahu maksudnya?' (Abel menjawab) 'Iya'. Ya Rabb..." imbuhnya.
Marjam menyebut kedua cucunya tersebut juga tahu mana perbuatan yang halal dan haram. "Jadi saya selalu tanya, 'Dafni, apa kamu nggak apa-apa kalau ayah ibumu bersatu lagi tapi ayahmu nggak nurut (dengan ajaran) Allah?'" ungkap Marjam.
Baca Juga: Laknat Anaknya dan Indra Bekti Masuk Neraka Gegara Rujuk, Ibu Aldila Jelita: Semoga Gak Kena AIDS
Menurutnya anak sulung Bekti dan Aldila itu juga terlihat ragu-ragu dalam menjawab. "Tapi besoknya (dia bilang), 'If Bunda happy, I'm happy'. Oke, itu pilihannya dia. Dia hanya melihat kalau bundanya happy, dia bisa happy," tandas Marjam.
Berita Terkait
Terpopuler
- Ogah Bayar Tarif Selat Hormuz ke Iran, Singapura: Ingat Selat Malaka Lebih Strategis!
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Dicopot Dedi Mulyadi Gegara KTP, Segini Fantastisnya Gaji Kepala Samsat Soekarno-Hatta!
- Intip Kekayaan Ida Hamidah, Pimpinan Samsat Soetta yang Dicopot Dedi Mulyadi gara-gara Pajak
- 7 Tablet Rp2 Jutaan SIM Card Pengganti Laptop, Spek Tinggi Cocok Buat Editing Video
Pilihan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
-
Benjamin Netanyahu Resmi Diseret ke Pengadilan Duduk di Kursi Terdakwa
-
Biadab! Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera di Gaza pakai Serangan Drone
Terkini
-
Buku Tamasya Ke Taman Diri; Menemukan Tuhan Lewat Kata-Kata Para Sufi
-
Membuka Akses Lebih Luas: Peran SIS dalam Menghadirkan Pendidikan Internasional di Indonesia
-
Timnas Futsal Indonesia Tak Gentar Hadapi 6 Jebolan Piala Dunia Milik Thailand di Final
-
Pertumbuhan Ekonomi Indonesia 2026 Diprediksi Berpotensi Lampaui Proyeksi Bank Dunia, Ini Sektornya
-
Keuangan Lancar, 3 Zodiak Ini Diprediksi Sukses Finansial 11 April 2026
-
5 Serum Tranexamic Acid Terbaik untuk Hempas Flek Hitam Membandel
-
Dari OOTD Pagi sampai Midnight Vibes, Galaxy A37 5G Bikin Konten Tetap Estetik Seharian
-
Film Anime Mononoke 3 Rilis Trailer Baru, Siap Tayang Mei 2026 di Jepang
-
Tren Pet Parenting Meningkat, PAW Expo 2026 Jadi Destinasi Wajib Pecinta Anabul
-
Kisah Supriadi: Dulu Belajar Silvofishery ke Kalimantan, Kini Sukses Budidaya Nila di Lombok Timur