Pendakwan Umi Pipik atau Pipik Dian Irawati mengatakan terkejut mendengar rumor bahwa Oklin Fia akan menjadi duta MUI, setelah selebgram berjilbab itu dilaporkan sejumlah pihak ke polisi karena videonya yang dinilai memuat pornografi dan menodai agama.
Dalam video yang viral itu, Oklin Fia yang mengenakan jilbab terlihat menjilat es krim yang dipegang oleh seorang lelaki. Es krim itu posisinya di bawah perut lelaki yang sedang berdiri.
"Kenapa bisa jadi duta? Kan lucu sekali," kata Umi Pipik di Jakarta, Selasa (5/9/2023).
Meski demikian Umi Pipik mengatakan ia sudah memeriksa informasi tersebut dan telah memastikan bahwa kabar Oklin Fia menjadi duta MUI itu adalah bohong belaka.
"Enggak itu hoaks. Saya sudah konfirmasi langsung di teman-teman di MUI dan itu tidak benar," terang dia.
Umi Pipik sendiri adalah salah satu pihak yang melaporkan Oklin Fia ke polisi. Selebgram itu dilaporkan sang pendakwah ke Bareksrim Polri pada Agustus lalu karena diduga menyebarkan konten pornografi.
Oklin Fia sendiri sebelumnya sudah meminta maaf atas videonya yang kontroversial itu. Bersama pengacaranya belum lama ini, Oklin Fia datang ke MUI untuk minta maaf.
Petinggi MUI sendiri sudah memberikan maaf kepada Oklin Fia dan mengatakan bahwa videonya tersebut bukan termasuk penistaan agama.
Meski demikian MUI juga membantah akan menobatkan Oklin Fia sebagai duta MUI. Ketua MUI Bidang Ukhuwah dan Dakwah, KH M Cholil Nafis menegaskan kalau pihaknya tidak pernah memutuskan soal wacana gelar Duta MUI pada selebgram tersebut.
Baca Juga: Cholil Nafis Bantah Angkat Oklin Fia Jadi Duta MUI, Justru Kecewa
“Saya tegaskan bahwa di MUI tidak pernah berpikir, tidak pernah memutuskan untuk menjadikan Oklin Fia sebagai duta MUI,” kata Cholil, dikutip dari situs MUI, Selasa (5/9/23).
Ia justru kecewa karena seorang figur publik seperti Oklin Fia malah memberikan contoh buruk pada masyarakat.
Dia berharap kejadian ini bisa membuat masyarakat lebih cerdas dalam menggunakan media sosial, khususnya Oklin Fia. Cholil Nafis turut berpesan pada sang selebgram agar tidak sembarangan membuat konten yang tidak pantas di publik.
Berita Terkait
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- Kasat Narkoba Tangsel Ditangkap! Diduga Edarkan Narkoba Bersama Enam Anak Buah
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
Pilihan
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
-
Survei SMRC Juli 2026: Elektabilitas Prabowo Anjlok Drastis, Disalip Dedi Mulyadi
-
Malaysia Dikit Lagi Resmi Berstatus Negara Maju, Pendapatan Warga Rp 250 Juta per Tahun
Terkini
-
BRI dan Kementerian UMKM Perkuat Pembiayaan KUR, Dorong UMKM Bandung Naik Kelas
-
Rambah Hutan Lindung di Batam, PT GTP Jadi Tersangka Korporasi
-
Truk LPG Hantam 11 Kendaraan di Kota Bandung, Pesepeda Wanita Meninggal Dunia
-
TNI Masuk MBG, Aktivis Kritik Pendekatan Militer: Bukan Situasi Perang
-
Atasi Sampah Kabupaten Bogor, PSEL Galuga Siap Dibangun di Atas Lahan Kopassus
-
Kemarau Ekstrem Bikin Warga Krisis Air, Negara Tak Boleh Diam
-
Dirjen Bea dan Cukai Bongkar Peredaran 20 Ribu Botol Miras Legal, Selamatkan Uang Negara Rp 2 M
-
6 Fakta di Balik Munculnya Spanduk 'Tangkap Jokowi' di Lebak Banten
-
Digerebek Lagi, Dua Kilang Minyak Ilegal di Muba Terbongkar, Pemiliknya Masih Buron
-
Dorong Ciwidey Naik Kelas, Legislator NasDem Ini Ingin Warga Manfaatkan Jabatannya di Komisi IV DPR