Anies Baswedan mengaku sebagai bakal calon presiden (bacapres) yang memiliki aset paling sedikit. Hal ini dilontarkan oleh Anies ketika ditanya soal modal yang harus dirinya gelontorkan untuk maju di Pilpres 2024.
"Dari semua barangkali saya yang asetnya paling kecil," kata Anies saat menghadiri acara Mata Najwa: 3 Bacapres Bicara Gagasan yang digelar di Universitas Gajah Mada pada Selasa (20/9/2023).
Bukan menyebut nominal uang yang telah ia keluarkan demi menyongsong kontestasi mendatang, Anies justru menjelaskan bahwa selama ini koalisinya banyak mendapatkan bantuan dari banyak pihak.
"Jadi gerakan yang kami dorong, gerakan perubahan, dilakukan ramai-ramai. Begitu banyak yang membantu, mayoritas bantuannya tidak dalam bentuk rupiah, kami dipinjami rumah, dipinjami kendaraan, staf-staf yang kita bekerja bersama sebagian adalah mereka dibayar oleh perusahaan-perusahaan yang mau membantu kita," beber Anies.
Lebih jelas, Anies menerangkan bahwa sejumlah bantuan yang diterima oleh koalisinya bukan dalam bentuk uang, melainkan barang.
"Jadi secara pembiayaan itu bukan pembiayaan seperti diberikan rupiah, bentuknya adalah natura," terang Anies.
Selain itu, Anies juga membeberkan jika banyak relawan di berbagai daerah yang melakukan fundraising. Bahkan jika dirinya bersafari politik ke daerah-daerah, maka relawannya yang akan mengurus seluruh keperluan hingga biayanya.
"Ada lebih dari 600 relawan. Semua melakukan fundraising di tempatnya masing-masing, bukan kami mengumpulkan dana, mereka mengumpulkan, mereka bekerja," jelas Anies.
"Kalau saya datang ke sebuah tempat, maka tuan rumah di sana yang akan meng-handle seluruh biayanya," pungkasnya.
Baca Juga: Jadi Bintang Tamu di Acara Yadi Sembako, Aldi Taher Akui Belum Dibayar: Saya Ikhlaskan
Berita Terkait
Terpopuler
- Bawa Kasus Penebangan Pohon ke Jalur Hukum, Farhan Siap Lapor Gubernur Jabar dan KLH
- Harta Kekayaan Iptu Setya Budi Dias, Oknum KPK Pemeras Bupati Pemalang
- 5 Kulkas Mini yang Murah dan Hemat Listrik, Bisa Dipakai di Kamar Kos dan Mobil
- Survei SMRC: Elektabilitas Gerindra Anjlok Tajam, Peluang Jadi Partai Nomor 1 Terancam
- 5 Sepatu Kasual Nyaman untuk Jalan Kaki di Kota, Ringan dan Empuk Dipakai Seharian
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
3 Two Way Cake untuk Kulit Berjerawat: Ringan Tanpa Menyumbat Pori-Pori!
-
Review Film 'Sajen Satu Suro': Bukan Sekadar Horor Mistis, Ini Sisi Gelap Dosa Manusia!
-
Tolak Daftar Grammy 2027, Bos Recording Academy Respons Keputusan BTS
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Mei 1998: Luka Kolektif yang Tak Boleh Dikalahkan oleh Lupa
-
5 Sepatu Long Run Terbaik 2026, Nyaman untuk Latihan hingga Maraton
-
Mengulas Forest of Noise, Kesaksian Puitis dari Tengah Perang Gaza
-
Tayang 2027, Anime Bertema Musik Studio Cabana Buka Audisi Seiyu Utama Pria
-
IIF Genjot Pembiayaan Infrastruktur, Nilai Komitmen Baru Tembus Rp2,5 Triliun pada Semester I 2026
-
Aksi Copet di Tengah Zikir Monas: iPhone 13 Wartawan dan Dompet Jemaah Lenyap