/
Selasa, 26 September 2023 | 21:28 WIB
Kaesang Pangarep mengatakan ayahnya tidak jadi bekingan PSI di politik. Ada orang lain. (Suara.com/Fakhri)

Ketum PSI Kaesang Pangarep mengungkapkan bahwa ayahnya Presiden Jokowi bukalan orang kuat di belakangnya di dunia politik. 

Ini diungkap Kaesang ketika wartawan meminta dirinya menjawab tudingan Ketum PKB, Muhaimin Iskandar alias Cak Imin yang meminta partai-partai politik mewaspadai PSI, karena ada Jokowi di belakang Kaesang.

"Jadi parpol lain harus waspada dengan kami? Ya tanya Cak Imin, kok waspada ke kita?" seloroh Kaesang dalam jumpa pers bersama jajaran petinggi PSI di Jakarta, Selasa (26/9/2023).

Menurut Kaesang, PSI dengan suara 1,89 persen di 2019 lalu, bukanlah partai politik yang perlu ditakuti oleh partai-partai politik lain di Indonesia.

"Masa waspada dengan 1,89 persen," lanjut dia.

Tetapi kemudian wartawati yang bertanya, menimpali dengan tajam.

"Soalnya kan bekingan Mas Kaesang, Pak Jokowi," kata wartawati yang disambut tawa Kaesang.

"Dari tadi ngomong harus begitu. Susah banget," jawab Kaesang sembari tertawan, "Untuk sekarang, bekingan saya cuma istri saya."

Sebelumnya Kaesang juga mengatakan bahwa ayahnya, Jokowi sempat menelepon dirinya usai pengumuman dirinya sebagai Ketum PSI Pada Senin malam kemarin (25/9/2023).

Baca Juga: Jokowi Telepon Kaesang Usai Pengumuman Ketum PSI, Ini Katanya

Dalam perbincangan singkat tersebut, Kaesang mengatakan ayahnya cuma mengatakan sepatah kata sebelum menutup telepon.

"Bagus," kata Kaesang menirukan Jokowi.

Kaesang diumumkan sebagai Ketum PSI pada Senin, hanya sekitar dua hari setelah ia menjadi anggota partai anak muda tersebut. Kaesang mengatakan targetnya sebagai ketua umum adalah membawa PSI masuk ke DPR RI di pemilu tahun depan.

Load More