/
Rabu, 27 September 2023 | 12:51 WIB
Cupi Cupita (Instagram)

Penyanyi dangdut Cupi Cupita buka suara soal kasus promosi judi online. Ia menjadi artis terbaru yang diperiksa setelah Wulan Guritno dan Yuki Kato.

Usai diperiksa, Cupi Cupita mengaku tertipu dengan pihak promotor. Ia bersaksi kalau awalnya bukan disuruh iklankan (endorse) judi online, melainkan game online.

"Bahwa ini pada akhirnya jadi judi online yang dia tau adalah game online, itu lah kurang lebih," ungkap kuasa Hukum Cupi Cupita, Hengky Solihin, dikutip Rabu (27/9/2023).

Hengky bercerita kalau tawaran iklan judi online itu terjadi pada 2020. Bahkan Cupi Cupita tidak paham soal aplikasi tersebut.

"Itu tahun 2020. Jangankan main game, cara membukanya saja Cupi tuh enggak mengerti, cara memainkannya enggak mengerti," imbuhnya.

Cupi Cupita sempat mengira kalau aplikasi judi online itu mirip seperti game online Mobile Legends.

"Iya hanya meng-endorse saja. Meng-endorse yang tadinya merupakan game online. Diperkirakan ini adalah seperti Mobile Legend," lanjutnya lagi.

Sementara bayaran yang diterima Cupi Cupita usai mempromosikan judi online itu tak sampai Rp 10 juta.

Ia menerima tawaran itu karena promotor tersebut adalah orang yang dipercaya Cupi Cupita.

"Karena yang memberikan order ini adalah orang yang dipercaya yang selama ini memberikan order kerjaan lainnya yang sama, seperti sinetron, seperti nyanyi, jadi dipercaya saja. Mungkin Rp 10 juta ke bawah begitulah, kecil sekali," bebernya.

Lebih lanjut Hengky mengakui kalau kasus ini turut mempengaruhi karier Cupi Cupita.

"Iya mempengaruhi sih, makanya saya mau klarifikasi," pungkasnya.

Load More