Pelatih Persija, Thomas Doll mengeluarkan sindiran pedas kepada pemain sepak bola Indonesia yang dianggapnya terlalu sering berbaring di lapangan.
"Saya tidak senang dengan sepak bola Indonesia," ucapnya dikutip dari akun Instagram @thejakmania.1928, Kamis (28/9/2023).
Menurutnya, hingga kini kebiasaan pemain sering berbaring di lapangan masih kerap terjadi.
"Banyak pemain yang berbaring di lapangan dan tidak ada alasan hal ini terulang lagi," ujar dia.
Thomas Doll melihat, dalam beberapa menit sekali selalu ada pemain yang berbaring di lapangan.
"Ini memalukan untuk permainan sepak bola, dalam beberapa menit sekali ada pemain yang melakukan hal itu (berbaring di lapangan)," tegasnya.
Dia melihat, usaha para suporter yang datang ke stadion untuk melihat pertandingan sepak bola tidak sebanding dengan apa yang mereka dapat.
"Suporter kita datang ke sini untuk melihat pertandingan sepak bola dan mengeluarkan uang untuk membeli tiket, namun tiap tiga menit sekali seorang (pemain lawan) terbaring di lapangan," bebernya.
Secara tegas dia memberikan contoh kepada salah seorang pemain dari PSM Makassar.
Baca Juga: Siapa Sangka Makanan Ini Jadi Kesukaan Elkan Baggott
"Pemain nomor 4 PSM Makassar (Yuran Fernandes) setelah enam menit berada di lapangan, dia terjatuh, hal itu terulang hingga enam kali, tapi dia terus bermain hingga 90 menit," kata Pelatih Persija itu.
Dia membandingkan dengan peraturan dan cara bermain sepak bola di Eropa.
"Jika hal ini terjadi di Eropa, Anda membiarkan mereka (terbaring) setelah 5 menit dan ini itidak terjadi satu kali, maka yang kedua akan berbuah kartu kuning, selamat tinggal karena yang selanjutnya kartu merah," ungkapnya.
Thomas Doll menyayangkan hal itu kerap terjadi di dalam pertandingan sepak bola Indonesia.
"Ini tidak boleh terjadi karena yang semacam ini menghancurkan sepak bola, sungguh sulit dipercaya," pungkasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Mobil Listrik Paling Murah di 2026 untuk Harian, Harga Mulai Rp60 Jutaan
- Iran Sakit Hati Kapal dan Minyak Miliknya Rp 1,17 triliun Dilelang Indonesia
- Catat Tanggalnya! Ribuan Warga Badui Bakal Turun Gunung Temui Gubernur Banten Bulan April
- 7 Sepatu Lari yang Awet untuk Pemakaian Lama, Nyaman dan Tahan Banting
- 63 Kode Redeem FF Max Terbaru 27 Maret 2026: Klaim Bundel Panther, AK47, dan Diamond
Pilihan
-
1 Prajurit TNI di Lebanon Gugur Dibom Israel, 3 Lainnya Luka-luka
-
Mengamuk! Timnas Indonesia Hantam Saint Kitts dan Nevis Empat Gol
-
Skandal Rudapaksa Turis China di Bali: Pelaku Ditangkap Saat Hendak Kembalikan iPhone Korban!
-
Arus Balik Susulan, 14 Ribu Kendaraan Diprediksi Lewat GT Purwomartani Sabtu Ini
-
Fokus Timnas Indonesia, John Herdman Ogah Ikut Campur Polemik Paspor Dean James
Terkini
-
Tanda-Tanda Persalinan Makin Dekat, Annisa Pohan Bersiap Sambut Anak Kedua
-
Prediksi Susunan Pemain Timnas Indonesia Vs Bulgaria di FIFA Series 2026
-
Emas Dunia Berpotensi Tertekan, Pengamat: Penurunan Harga Hanya Sementara
-
Komisi III DPR Minta Hakim Pertimbangkan Bebaskan Amsal Sitepu
-
Fakta Orang Keracunan AC saat Istirahat di Dalam Mobil, Ternyata Ini yang Terjadi
-
Cerita di Balik Kiriman Uang Lebaran, Saat Bank Sumsel Babel Jaga Semua Tetap Tepat Waktu
-
Momen Hangat Prabowo Bertemu Diaspora Indonesia di Jepang: Bisa Selfie Bareng
-
Iran Hantam Pembangkit Listrik Kuwait, Pekerja Tewas Akibat Balas Dendam Kepada Amerika Dan Israel
-
Bulgaria Hadapi Masalah Jelang Final FIFA Series 2026, Keuntungan untuk Timnas Indonesia
-
Satu Prajurit TNI Gugur di Lebanon, RI Desak Investigasi Transparan atas Serangan ke Pasukan PBB