/
Rabu, 11 Oktober 2023 | 15:31 WIB
Rebecca Klopper. ((Instagram/@rklopperr))

Pengacara Rebecca Klopper, Sandy Arifin akhirnya mengungkapkan kondisi terbaru kliennya usai tersangka penyebar video syur ditangkap polisi.

Sandy mengungkapkan kalau kliennya amat berterima kasih kepada pihak kepolisian karena berhasil menangkap pelaku penyebar video Rebecca Klopper.

"Mengucapkan terima kasih ke pihak kepolisian. Dia mengucapkan Alhamdulillah akhirnya pelaku sudah diamankan," kata Sandy Arifin saat ditemui di kawasan Mampang, Jakarta Selatan, dikutip Rabu (11/10/2023).

Sandy pun turut mengungkapkan kalau Rebecca Klopper sudah membaik usai pelaku video porno mirip dirinya ditangkap polisi.

Hanya saja perempuan yang akrab disapa Becca ini masih belum mau pergi ke luar rumah.

Selama ini dia menghabiskan waktu seperti olah raga atau diam saja di rumah.

"Sudah lebih baik tapi memang belum ke mana-mana, kegiatannya masih olahraga dan juga mungkin masih di rumah," lanjut dia.

Di sisi lain Sandy mengaku masih belum bertemu dengan tersangka penyebar video syur Rebecca Klopper.

Tapi dia sudah mengetahui kalau pelaku tersebut ditangkap di luar kota.

"Kebetulan saya juga belum menemui yang bersangkutan si pelaku. Tapi yang pasti kita mendapat informasi ditangkapnya di luar kota," tukasnya.

Sebelumnya pihak kepolisian sudah menangkap pelaku video syur diduga Rebecca Klopper.

Orang yang menyebarkan video syur diduga mirip Rebecca Klopper itu membagikan konten tersebut lewat media sosial X atau Twitter dengan akun @dedekkugem.

Karopenmas Divhumas Polri, Brigjen Ahmad Ramadhan menyatakan, pelaku penyebar video Rebecca Klopper itu membagikan konten lewat akun Twitter dengan cara berbayar.

Modusnya, pelaku menyediakan tarif sebesar Rp 100 ribu hingga Rp 300 ribu untuk para pelanggan yang ingin video porno Rebecca Klopper itu.

"Tersangka menawarkan konten pornografi tersebut kepada para pengikut akun Twitter-nya, untuk bergabung melalui aplikasi Telegram dan menjadi member berbayar dengan harga Rp 100 ribu sampai Rp 300 ribu," ucap dia, dikutip Minggu (8/10/2023).

Berkat video itu, pelaku sukses meraup keuntungan hingga jutaan rupiah setiap bulannya.

"Bisa Rp 5 juta sampai Rp 10 juta," lanjut Ahmad.

Ia menjelaskan kalau pelaku penyebar video Rebecca Klopper ini ditangkap pada 1 September 2023 di Riau.

Adapun barang bukti yang diamankan adalah identitas akun Twitter @dedekkugem, satu flash disk, KTP, tiga ponsel, enam kartu SIM, hingga satu sepeda motor.

Load More