Timnas Indonesia U-17 sebentar lagi akan merampungkan pemusatan latihan di Jerman dan kembali ke Tanah Air untuk mempersiapkan diri menyambut Piala Dunia U-17.
Setelah dua pekan berlatih di Jerman, Pelatih Timnas U-17 Bima Sakti sudah mendapatkan tiga pemain diaspora untuk memperkuat Garuda Muda. Dua di antaranya direkrut di tengah pemusatan latihan di Jerman.
Amar Brkic
Amar Rayhan Brkic bergabung dengan Timnas U-17 pada 8 Oktober lalu. Pemuda 16 tahun itu lahir di Jerman dan bermain untuk tim muda Hoffenheim di Bundesliga Junior.
Seperti dilansir dari laman resmi PSSI, Amar bermain di posisi striker dan juga gelandang. Ia diyakini akan jadi andalan Bima Sakti di lini depan. Faktanya, bersama Timnas Amar sudah mencetak satu gol dalam laga kontra SV Meppen pada 17 Oktober kemarin.
Striker yang memiliki tinggi badan 166 cm dan berat 60 kg itu sudah dua kali bermain dalam tim besutan Bima Sakti, termasuk saat melawan Mainz U-19.
Adapun selama membela Hoffenheim, Amar sudah mencetak 2 gol untuk dari 202 menit laga yang ia lakoni. Sebelum bermain untuk Hoffenheim, Amar pernah juga membela Kickers Offenbach, Rot-Weib Frankfurt dan Blau-Gelb Frankfurt.
Chow Yun Damanik
Chow Yun Damanik, yang bermain untuk klub Swiss FC Lausanne-Sport U-17, bisa jadi tumpuan Bima Sakti di lini tengah. Ia disebut-sebut sebagai gelandang bertahan yang mumpuni dalam memotong serangan lawan dan membagi bola.
Lahir dari ibu berdarah Batak, pemuda 16 tahun itu diumumkan akan bergabung dengan Timnas U-17 oleh anggota Komite Eksekutif PSSI Arya Sinulingga pada 14 Oktober lalu. Chow juga sudah bertemu dengan Bima Sakti di Jerman.
Sayangnya, Chow belum pernah diturunkan Bima Sakti dalam pertandingan uji coba di Jerman. Peluang terakhirnya untuk bermain adalah malam ini dalam uji coba melawan FC Koln U-17.
Baca Juga: Bangga, Amar Brkic Pamer Gol Pertama untuk Timnas Indonesia
Welber Jardim
Berbeda dari dua pemain sebelumnya di atas, Welber Jardim adalah pemain yang diboyong dari Brasil. Welber, yang lahir dari ibu asal Banjarmasin, akan jadi andalan Bima Sakti di lini belakang.
Biasa mengisi posisi bek sayap, Welber memperkuat Sao Paulo Junior di Brasil. Ia baru bergabung dengan pemusatan latihan di Jerman pada awal Oktober lalu, setelah membawa klubnya menjadi juara turnamen kelas usia di Brasil.
Sebelumnya Welber sudah sempat mengikuti seleksi Timnas U-17 di Indonesia dan berhasil memukau para pelatih. Faktanya Bima Sakti sendiri mengakui bahwa kualitas pemuda itu berada di atas rata-rata pemain lokal Indonesia.
Berita Terkait
-
Cuma Irak yang Dimata-matai Shin Tae-yong Jelang Kualifikasi Piala Dunia 2026, Vietnam Merasa Dianggap Remeh
-
Sudah Cetak 1 Gol untuk Timnas Indonesia, Amar Brkic Tak Sabar Main di Piala Dunia U-17
-
Ketua Umum PSSI Membahasakan Timnas Indonesia Senior dengan Sebutan Ini Kepada Pemain U-17, Hati Ikut Adem
Terpopuler
- 7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas
- Pengakuan Lengkap Santriwati Korban Pencabulan Kiai Ashari di Lingkungan Pesantren Pati
- Xiaomi 17 Jadi Senjata Baru Konten Kreator, Laura Basuki Tunjukkan Hasil Foto Leica
- 7 Sepatu Lari Lokal untuk Jalan Jauh dan Daily Run Mulai Rp100 Ribuan, Tak Kalah dari Hoka
- 5 HP Terbaru 2026 untuk Budget di Bawah Rp3 Juta, Ada yang Support 5G dan NFC
Pilihan
-
Review If Wishes Could Kill: Serial Horor Korea yang Bikin Kamu Mikir Sebelum Buat Permintaan!
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
Terkini
-
Festival Lahan Basah Pertama di Indonesia Hadir dari Tempirai, Merawat Tradisi yang Hampir Hilang
-
Dekat dengan Umat, Bank Sumsel Babel Salurkan Dukungan untuk Pengembangan Fasilitas Keagamaan
-
Jelang Idul Adha, PTBA Gelar Pelatihan Penyembelihan Kurban Agar Sesuai Syariat
-
7 Sepatu Lari Lokal Paling Underrated 2026: Kualitasnya Dipuji Runner, Tapi Masih Jarang Dilirik
-
Sepatu Lari Lokal Makin Viral, Tapi 5 Hal Ini Masih Bikin Sebagian Runner Ragu?
-
Banjir Air Mata, Nonton Duluan Film Yang Lain Boleh Hilang, Asal Kau Jangan, Sukses Mengharu Biru
-
DVI Mulai Cocokkan DNA Keluarga Korban Bus ALS di Muratara yang Belum Teridentifikasi
-
SPMB Pontianak Dibuka Juni 2026, Orang Tua Jangan Sampai Ketinggalan Jadwal Ini
-
Pengendara Diminta Waspada, Jalan Desa di Landak Mendadak Ambles dan Berbahaya saat Malam
-
Sinopsis Film The Sheep Detectives, Misteri Pembunuhan yang Diselidiki Kawanan Domba