Kemeriahan Final Piala Dunia 2022 yang menyuguhkan pertandingan Argentina vs Prancis, Minggu (18/12/2022) banyak disaksikan pecintanya secara nonton bareng (Nobar). Meski demikian, nobar Final Piala Dunia 2022 tak jarang berujung ricuh.
Kericuhan Nobar Piala Dunia 2022 salah atunya terjadi di Summarecon Mall Serpong, Kecamatan Kelapa Dua, Kabupaten Tangerang, Banten, Senin (19/12/2022) dini hari.
Melansir video yang diunggah akun Instagram @tangsel_update, sekelompok massa terlihat terlibat keributan saat nobar final yang mempertontonkan laga Argentina vs Prancis.
Penyebab pasti kericuhan tersebut hingga kini belum diketahui. Meski demikian, dalam video tersebut tampak penonton lain merasa heran dengan kericuhan yang terjadi.
"Kampungan Kampungan Kampungan," teriak penonton yang menyaksikan Final Piala Dunia 2022 di Summarecon Mall Serpong.
Hasil Final Piala Dunia 2022 laga Argentina vs Prancis itu dimenangkan Argentina dengan skor akhir penalti 4-2 usai dua penenang penalti Prancis Kingsley Coman dan Aurelien Tchouameni gagal mengeksekusi si kulit bundar
Dengan kemenangan ini, tim Tango berhasil membawa pulang trofi Piala Dunia usai puasa gelar sejak 1986 silam.
Berita Terkait
-
Pensiun yang Manis Bagi Lionel Messi: Saya Tidak Minta Lebih...
-
Jadi Final Piala Dunia Terbaik, Ini Komentar Tokoh Dunia dari Atlet Hingga Presiden
-
Pele, Legenda Brazil Sebut Lionel Messi Pantas Juara Dunia
-
Hugo Lloris Anggap Laga Final Piala Dunia 2022 Seperti Pertandingan Tinju
-
Hasil Final Piala Dunia 2022 Argentina vs Prancis, Messi Bawa Argentina Juara
Terpopuler
- Profil dan Pekerjaan Jhon LBF, Siap Bantu Ruben Onsu Bayar Kerugian Rp3,5 M
- 6 HP Realme RAM 12 GB dengan Performa Kencang, Mulai Rp2 Jutaan
- 3 Shio yang Menarik Keberuntungan Sepanjang September 2026, Hoki Sebulan Penuh
- Erick Thohir Buka Hasil Evaluasi Timnas Indonesia usai Gagal di Piala AFF 2026
- 5 Pilihan Rice Cooker Panci Keramik yang Awet, Tahan Gores, dan Mudah Dibersihkan
Pilihan
-
Sempat Serukan Serang Hercules! Admin Akun Pemukiman Setan Ditangkap Polisi karena Molotov
-
Pidato Pertama Sebagai Ketua Umum PBNU, Gus Kikin Berseloroh: Baru Dua Jam Saja
-
Jalani Ritual di Danau Sunter, WNA Aljazair Dievakuasi Setelah Dirayu 3 Jam
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
Terkini
-
Tunggakan Rp14,8 Miliar, 303 Pemain Belum Digaji: Ada Klub Raffi Ahmad Rans FC
-
Bukan Cuma Jadi Konsumen! DPR Ingin Indonesia Kuasai Ekosistem AI
-
Alasan Ada Agenda Lain, Anggota DPR Satori Mangkir dari Pemeriksaan KPK
-
Persib Lolos ACL Two dengan Drama! Mariano Peralta Jadi Pahlawan di Menit-Menit Akhir
-
Cegah Risiko Pidana, Pakar Sebut Pemerintah Tepat Atur Pembelian Timah Rakyat
-
Desak Pelaku Pengeroyok Bambang Setiawan Ditangkap, Wamen HAM: Harus Ditindak Tegas!
-
Dedi Mulyadi: Uang Pajak Warga Depok Siap Disulap Jadi Flyover dan Underpass
-
Setengah Karhutla Terjadi di Wilayah Korporasi yang Izinnya dari Negara!
-
Sikap Bupati Bogor Usai KPK Masuk Pemkab: Serahkan Proses Hukum dan Hargai Praduga Tak Bersalah
-
Padam Setelah 30 Jam, Kebakaran Pabrik Plastik di Serang Telan Kerugian Rp41 Miliar