Pengamat militer Anton Aliabbas menyebutkan ada tiga hal yang perlu diperhatikan Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) yang baru, Laksamana TNI Muhammad Ali.
"Pertama, memastikan roda regenerasi di TNI AL berjalan," kata Anton di Jakarta, Rabu (28/12/2022).
Menurut dia, penunjukan Ali sebagai KSAL sedikit banyak memberi harapan berjalannya regenerasi di matra laut. Karena Ali adalah kandidat KSAL yang memiliki usia pensiun paling panjang dari delapan perwira tinggi Laksamana Madya TNI AL.
Apalagi, kata dia, sejauh ini matra laut tidak imun dengan problem surplus pamen senior dan perwira tinggi.
Karena itu, kata Anton, bersama Panglima TNI Laksamana TNI Yudo Margono, Ali semestinya dapat mencari formula dalam mengatasi masalah ini.
Hal itu mengingat program kerja prioritas Panglima TNI adalah membangun SDM prajurit sehingga hendaknya program tersebut bisa terefleksi dalam pemuktahiran mekanisme pembinaan karir prajurit.
"Dalam titik ini, konsistensi implementasi kebijakan promosi, mutasi, dan demosi karier prajurit menjadi krusial. Jangan sampai justru fenomena favoritisme terhadap klik, kelompok atau angkatan tertentu menjadi marak. Inkonsistensi hanya akan menambah kompleksitas dan beban Ali dalam memimpin TNI AL," kata Kepala Center for Intermestic and Diplomatic Engagement (CIDE) itu.
Tentunya, papar dia, penataan karier prajurit tidak mesti diikuti dengan pemekaran struktur organisasi TNI AL. Laksamana Ali semestinya dapat melakukan kaji ulang terkait struktur TNI AL yang ada.
"Jangan sampai ide penambahan-penambahan pos jabatan atau struktur baru justru menjadikan organisasi semakin gemuk dan tidak efektif," tuturnya.
Baca Juga: Baru Menikah dengan Putra Bungsu Jokowi, Sosok Ini Sebut Kaesang Bakal Talak Erina Karena Hal Ini
Kedua, kata Anton, KSAL baru perlu memperkuat upaya modernisasi alutsista karena Panglima TNI Laksamana Yudo Margono sudah memastikan pemenuhan MEF tahap 3 yang akan berakhir pada 2024 akan meleset dari target 100 persen.
"Meski demikian, tetap ada ruang bagi Kasal baru untuk membuat kebijakan guna memperkaya kualitas pengadaan dan modernisasi alutsista," ujar Anton.
Selain dengan meningkatkan akuntabilitas dan transparansi proses pengadaan, Laksamana Ali dapat membantu membangun formulasi dalam pengelolaan pemeliharaan dan perawatan (harwat) alutsista.
"Sudah menjadi rahasia umum bahwa kesiapan alutsista TNI AL masih jauh dari harapan. Keragaman alutsista yang dimiliki telah membawa kompleksitas tersendiri dalam harwat alutsista," katanya.
Karena itu, ketersediaan daftar identifikasi semua jenis alutsista TNI AL akan menjadi penting untuk menghitung life cycle cost alutsista.
Daftar ini kelak akan menjadi pijakan bagi Kemhan, Bappenas, dan Mabes TNI untuk menyusun formula terkait harwat. Dengan demikian, proses harwat tidak lagi berdasarkan selera melainkan berbasis data akurat.
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas
- Pengakuan Lengkap Santriwati Korban Pencabulan Kiai Ashari di Lingkungan Pesantren Pati
- Xiaomi 17 Jadi Senjata Baru Konten Kreator, Laura Basuki Tunjukkan Hasil Foto Leica
- 7 Sepatu Lari Lokal untuk Jalan Jauh dan Daily Run Mulai Rp100 Ribuan, Tak Kalah dari Hoka
- 5 HP Terbaru 2026 untuk Budget di Bawah Rp3 Juta, Ada yang Support 5G dan NFC
Pilihan
-
Review If Wishes Could Kill: Serial Horor Korea yang Bikin Kamu Mikir Sebelum Buat Permintaan!
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
Terkini
-
Festival Lahan Basah Pertama di Indonesia Hadir dari Tempirai, Merawat Tradisi yang Hampir Hilang
-
Dekat dengan Umat, Bank Sumsel Babel Salurkan Dukungan untuk Pengembangan Fasilitas Keagamaan
-
Jelang Idul Adha, PTBA Gelar Pelatihan Penyembelihan Kurban Agar Sesuai Syariat
-
7 Sepatu Lari Lokal Paling Underrated 2026: Kualitasnya Dipuji Runner, Tapi Masih Jarang Dilirik
-
Sepatu Lari Lokal Makin Viral, Tapi 5 Hal Ini Masih Bikin Sebagian Runner Ragu?
-
Banjir Air Mata, Nonton Duluan Film Yang Lain Boleh Hilang, Asal Kau Jangan, Sukses Mengharu Biru
-
DVI Mulai Cocokkan DNA Keluarga Korban Bus ALS di Muratara yang Belum Teridentifikasi
-
SPMB Pontianak Dibuka Juni 2026, Orang Tua Jangan Sampai Ketinggalan Jadwal Ini
-
Pengendara Diminta Waspada, Jalan Desa di Landak Mendadak Ambles dan Berbahaya saat Malam
-
Sinopsis Film The Sheep Detectives, Misteri Pembunuhan yang Diselidiki Kawanan Domba