/
Senin, 09 Januari 2023 | 17:34 WIB
Menparekraf yang juga Wakil Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra, Sandiaga Uno. ([Suara.com])

Ketua Harian DPP Partai Gerindra Sufmi Dasco Ahmad angkat bicara terkait pernyataan Ketua Mahkamah PPP Ade Irfan Pulungan yang menyebut Wakil Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra Sandiaga Uno yang kebelet pindah ke PPP.

Terkait ini, Dasco mengaku menghormati pernyataan petinggi PPP terkait tendensi kedekatan Sandiaga Uno terhadap PPP. Karena merupakan bagian dari hak berpendapat.

"Apa yang disampaikan Ketua Mahkamah PPP tentunya saya tidak mau menanggapi lebih jauh karena itu adalah hak berpendapat dari PPP. Nah, apa pun itu, kita hormati," kata Dasco di Kompleks Parlemen Senayan, Senin (9/1/2023).

Meski demikian, Dasco enggan berpolemik lebih jauh terkait pernyataan petinggi PPP tersebut yang menyebut tendensi Sandiaga yang disebutnya "kebelet" ingin merapat ke PPP.

"Soal kebelet soal apa itu ya itu silakan interpretasi dari teman teman PPP saja. Kami dalam posisi tidak mau berpolemik," ujarnya.

Hal tersebut, kata Dasco, lantaran pernyataan tersebut menyasar kepada salah satu individu saja. Adapun hubungan Partai Gerindra dengan PPP disebutnya selama ini terjalin dengan baik.

"Yang disampaikan itu kan dia menyampaikan ada orang ya, bukan institusi partai. Ya, kalau yang disebut orang kebelet, iya itu kan orang, kalau Partai Gerindra nya kan enggak," tuturnya.

Dasco hanya menyebut Sandiaga Uno masih menjadi bagian dari kader partai nya, sebagaimana klaim Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) itu sendiri.

"Kan, berulang kali kalau yang bersangkutan ngomong masih (kader) Partai Gerindra, nanti kalau ditanya di acara PPP juga ditanya masih kader Partai Gerindra kok," imbuhnya.

Baca Juga: Minta Kader yang Ingin Tinggalkan Gerindra Berpisah Baik-Baik, Prabowo Singgung Sandiaga Uno?

Ia pun mengaku tidak tahu-menahu terkait jadwal Sandiaga yang disebut akan segera menemui Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto untuk menjelaskan soal isu dirinya di ambang bergabung ke PPP.
.
"Saya belum tahu jadwal nya, karena ya enggak harus lewat saya, ‘kan bisa langsung (ke Prabowo)," ucapnya.

Sebelumnya, Ketua Mahkamah PPP Ade Irfan Pulungan menyebut bahwa Sandiaga Uno lah yang selama ini sangat agresif mendekati PPP agar bisa mendapatkan tiket sebagai calon presiden (capres) maupun sebagai calon wakil presiden (cawapres) pada Pemilu 2024.

"Sandiaga lah yang kebelet dan bernafsu mendekati PPP. Saat ini PPP memberi kesempatan dan perlakuan yang sama kepada semua bakal Capres dan Cawapres seperti kepada Ganjar Pranowo, Erick Thohir, Prabowo Subianto dan Lainnya," kata Ade Irfan sebagaimana keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Minggu (8/1).

Ia mengatakan Plt Ketua Umum (Ketum) PPP Muhammad Mardiono pun hanya memperkenalkan empat nama pengurus DPP PPP yang baru dan tidak ada nama Sandiaga Uno di dalamnya pada saat acara tasyakuran Hari Lahir (Harlah) Ke-50 PPP, Jakarta, Kamis (5/1).

"Sandiaga tentunya masih terikat dengan ketentuan aturan AD/ART (Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga) di Partai Gerindra dan sama sekali belum ada hubungan dengan keanggotaan di PPP," kata Tenaga Ahli Utama Kantor Staf Presiden (KSP) tersebut.

Adapun, Sandiaga memastikan akan segera menemui Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto guna menjelaskan soal isu dirinya di ambang bergabung ke PPP.

Load More