Puluhan anggota polisi berlindung di balik tameng antihuru-hara. Di hadapan mereka, terdpat puluhan demonstran yang bergantian menendangi tameng yang dipegang para polisi.
Yang cukup janggal, massa peserta demonstrasi yang menyerang barisan polii tersebut merupakan sekumpulan bocah sekolah dasar atau SD.
Video simulasi pengamanan aksi masa itu diunggah oleh pemilik akun TikTok @anang_2002. Dari video terlihat, beberapa bocah SD menerjang tameng polisi dengan tendangan terbang bak pesilat di film kungfu.
"demo ricuh gara" lato lato naik harga #latolatoviral #latolatomeresahkan," tulis pengungah video dikutip Rabu (11/1/2023).
Beberapa netizen pun mengomentari video itu. Ada yang menuliskan komentar jika itu adalah aksi bocah SD yang menolak pelarangan latto-latto.
Ada pula yang berkomentar jika hal itu merupakan pendidikan demokrasi sejak dini.
"indonesia bukan main,dari kecil didikan demokrasinya udh ada," tulis seorang netizen.
"yahh malah di ajarin," timpal netizen lainnya.
Sebelumnya diberitakan, sebuah foto yang memerlihatkan seorang anak yang diklaim sebagai korban permainan latto-latto beredar di sejumlah grup media sosial warga Pajampangan, Kabupaten Sukabumi.
Baca Juga: Lifting Minyak PGN Saka Sepanjang 2022 Lampaui Target APBN
Dalam foto viral itu terlihat sang anak tampak terbaring dengan mata kanan diperban.
Narasi yang menyertai foto ini mengeklaim anak yang diduga terbaring di atas ranjang rumah sakit itu pada bagian matanya terkena mainan latto-latto hingga bola matanya pecah dan harus diangkat. Kondisi ini disebut membuat anak tersebut harus mengalami buta sebelah yakni pada mata sebelah kanan.
Foto dan narasi tersebut beredar di media sosial Facebook dan grup WhatsApp warga Pajampangan pada Senin (9/1/2023). Namun tidak ada penjelasan anak dalam foto itu warga mana, hanya disebut masih duduk di bangku kelas III sekolah dasar (SD). Berikut narasi lengkap yang beredar menyertai foto itu:
"Assalamualaikum teman2..mau saling mengingatkan yg pada punya anak main lato-lato, di awasin ya.. ini temen ponakan SD kelas 3 main lato2 kena bola mata pecah akhirnya di angkat dan mata buta sebelah," tulis narasi tersebut dikutip dari Sukabumiupdate.com--jejaring Suara.com.
Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Sukabum Mohammad Solihin mengatakan hingga saat ini belum ada sekolah yang melapor soal diduga siswa terkena mainan latto-latto pada matanya bahkan hingga pecah. Ditambah, kata Solihin, foto dan narasi yang beredar tak memuat keterangan dari sekolah mana.
"Tidak ada datanya, hanya "kelas 3", tidak ada data siswa lebih rinci," kata dia.
Dinas Pendidikan, sambung Solihin, sampai hari ini belum mengeluarkan larangan para siswa membawa latto-latto ke sekolah. Tetapi, larangan membawa latto-latto diserahkan kepada masing-masing sekolah.
"Sekarang sedang saya tugaskan Kasi Kesiswaan SD untuk menelusuri (foto yang beredar)," ujarnya.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- HP yang Awet Merek Apa? Ini 6 Rekomendasi Terbaik dengan Performa Kencang
Pilihan
-
Iran Akui Ayatollah Ali Khamenei Meninggal Dunia, Umumkan Masa Berkabung 40 Hari
-
Iran Bantah Klaim AS dan Israel: Ali Khamenei Masih Hidup!
-
Ayatollah Ali Khamenei Diklaim Tewas, Foto Jasadnya Ditunjukkan ke Benjamin Netanyahu
-
Iran Klaim 200 Tentara Musuh Tewas, Ali Khamenei Masih Hidup
-
Israel Klaim Ali Khamenei Tewas, Menlu Iran: Ayatollah Masih Hidup
Terkini
-
Tetap Bugar Saat Berpuasa, Ini Waktu Tepat dan Lokasi Asik Buat Jogging di Kota Mataram
-
Justin Hubner Cetak Gol Lagi, Bantu Fortuna Sittard Hajar NEC Nijmegen
-
Dampak Langsung Eskalasi Timur Tengah: 4 Penerbangan dari Bali Dibatalkan
-
Donald Trump Klaim Serangan Sukses, Pemimpin Iran Ayatollah Ali Khamenei Disebut Tewas di Kantornya
-
IHSG Melemah Sepekan, Saham BUMI Jadi Salah Satu Faktor
-
Hitung-hitungan Timnas Indonesia Gantikan Iran di Piala Dunia 2026
-
Drone Iran Hantam Menara Burj Al Arab di Dubai
-
Realisasi Penjualan CLEO Kuartal III 2023 Capai Rp2,09 Triliun
-
5 Momen Menarik di Sprint Race MotoGP Thailand 2026: Marc Marquez Terancam
-
Daftar Penerbangan Bandara Soetta yang Dibatalkan Akibat Perang Iran 1 Maret 2026