/
Kamis, 19 Januari 2023 | 07:04 WIB
Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil bersama Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto. ([Suara.com/Bagaskara])

Ridwan Kamil telah resmi bergabung ke Partai Golkar. Setidaknya ada empat alasan pria yang menjabat sebagai Gubernur Jawa Barat ini memutuskan jadi kader Golkar.

Alasan pertama, Ridwan Kamil menilai partai berlambang pohon beringin itu sebagai partai tengah dan terbuka kepada siapapun.

"Partai Golkar itu sangat kuat sebagai simbol partai tengah, partai yang Pancasilais, partai yang terbuka, sehingga ini yang menjadi sebuah minat saya," ujarnya di Kantor DPP Golkar, Jakarta, Rabu (18/1/2023).

Alasan kedua, lanjut Ridwan Kamil, karena sejarah panjang Partai Golkar yang menunjukkan sebagai institusi yang sangat terhormat.

"Sehingga besar kecilnya, maju mundurnya memang dari individu-individu nya. Maka juga (kalau) individu-individu ini berkualitas maka yang diuntungkan adalah Indonesia karena partai politik mengambil keputusan-keputusan yang menyangkut hajat hidup kita," tuturnya.

Alasan ketiga, lanjut dia, lantaran kedekatan dan hubungan komunikasi baik antara dirinya dengan Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto.

Ridwan Kamil menyebut, hubungannya dengan Airlangga Hartarto tidak melulu matematis dalam hubungan politik. Melainkan bisa pula humanis.

"Kami sering berdiskusi urusan ekonomi, dalam kapasitas beliau di kabinet, juga hal-hal personal, ya," tuturnya.

"Waktu saya kena musibah, beliau hadir lebih dari sekali, menyampaikan simpati. Bagi saya, itu kemanusiawian, kehumanisan Pak Airlangga. Itu sangat saya apresiasi," sambungnya.

Baca Juga: Resmi Jadi Kader Beringin, Airlangga Hartarto Puji Kehebatan Ridwan Kamil, Bisa Jadi Capres Golkar?

Berdasarkan sejarahnya, Ridwan Kamil pun menilai Golkar sebagai partai yang selalu fokus dan konsisten melakukan pembangunan sampai dengan hari ini.

"Membangun kekaryaan, progresif. Nah, itulah saya banget kira-kira. Saya orangnya enggak bisa diam. Saya inginnya membangun, membereskan yang semrawut, meluruskan yang bengkok, ikhtiar-ikhtiar dan saya melihat sejarahnya membuktikan hal itu," tambahnya.

Mantan Wali Kota Bandung itu mengatakan sudah mendapat restu pula dari keluarganya untuk bergabung sebagai kader Partai Golkar.

"Jadi saya per hari ini, sudah berjaket kuning, sudah ber-KTA (kartu tanda anggota)," pungkas Ridwan Kamil.

Load More