Penyanyi Agnez Mo memberikan pesan menyentuh kepada SMPN 1 Ciawi, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, usai video dua siswi mempunyai prestasi di cabang olahraga dance sport.
Untuk diketahui, belakangan ini publik dibuat heboh dengan cemoohan yang datang dari netizen kepada dua siswi SMPN 1 Ciawi yang jago di cabang olahraga dance sport.
Hal itu mendapatkan sorotan dari Agnez Mo. Bahkan, ia mengirimkan surat terbuka yang mengingatkan jangan pernah minta maaf ke publik karena sebuah prestasi.
“Hi, :) @smpn1ciawi_bogor this is Agnez Mo. Kalo boleh, sepertinya punya prestasi itu bukan sesuatu yang harus ‘minta maaf’ kok. Punya anak perprestasi itu dibanggakan aja:),” Agnez Mo mengawali surat terbukanya.
Untuk diketahui, viral sebuah video yang diunggah oleh akun Instagram @memomedsos menunjukkan aksi sepasang pelajar menengah pertama (SMP) yang tengah unjuk kebolehan dengan dansa di halaman sekolah.
Bukannya dapat pujian sepasang pelajar tersebut malah mendapat komentar negatif hingga disebut sebagai generasi rusak.
Diketahui, sepasang pelajar yang sedang dansa tersebut digelar sebagai acara Pentas Seni (Pensi) bertema 'Colorful' dalam milad ke-51 SMPN 1 Ciawi Bogor.
Namun, momen tersebut malah mendapatkan sentimen negatif yang mengaitkannya dengan agama. Dalam komentar yang disebarkan itu mengatakan bahwa dansa sebagai budaya asing dan perusak generasi bangsa.
Tak tinggal diam, pihak sekolah SMPN 1 Ciawi Bogor pun memberikan klarifikasi terkait kejadian yang tengah viral itu. Ternyata, kedua pelajar tersebut merupakan seorang atlet yang telah memenangkan medali emas PORPROV Jabar 2022 dalam cabang olahraga Dance Sport.
Baca Juga: Viral Polisi Acungkan Jari Tengah ke Relawan Pengawal Ambulans: Bantuin Kagak Maki-Maki Doang
Dalam klasifikasinya, pihak sekolah juga meluruskan jika tidak ada ekstrakulikuler Dance Sport dan para pelajar tersebut mengikuti lomba atas nama pribadi dan terlatih oleh pelatih profesional Kabupaten Bogor.
Berita Terkait
Terpopuler
- Menteri Agama RI Nasaruddin Umar Disebut Mengundurkan Diri
- Partai Kaesang Tutup Pintu Rapat untuk Ketum Projo: Tempat Budi Arie Bukan di PSI
- Desil Tak Akurat Bisa Bikin Warga Kehilangan Hak Bansos!
- Dilaporkan ke Bareskrim Polri, Gus Lilur Tantang 4 Tokoh NU Ngaji Kitab Kuning Saat Muktamar
- Apa Sunscreen Terbaik untuk Flek Hitam pada Usia 50 Tahun? Ini 7 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Palmerah Dihujani Gas Air Mata oleh Polisi, Massa Terus Melawan
-
Dua Sepeda Motor yang Dibakar Massa di Pos Polisi Pejompongan Diduga Milik Intel
-
Sepeda Motor Dibakar Dekat Pos Polisi Pejompongan, Bentrok Pecah
-
Tolak MBG dan Kopdes, FMN: Anggaran Hanya Lari ke Prabowo dan Kroni-kroninya!
-
AMPB Pulang Usai Audiensi DPR, Relawan Ojol Curiga Ada Kesepakatan Transaksional
Terkini
-
KPK Sita Dokumen Penting Usai Geledah 2 Kantor Dinas di Bogor
-
Palmerah Dihujani Gas Air Mata oleh Polisi, Massa Terus Melawan
-
Tak Ada Lagi Kabel Semrawut! Simpang PDAM Cibinong Bakal Disulap Punya Underpass Rapi
-
Seorang Nelayan di Pandeglang Tewas Mengenaskan Usai Rumahnya Meledak Diduga Karena Bom Ikan
-
KPK Geledah 2 Kantor Dinas di Bogor
-
Design dan Object di IDD, Saat Kursi hingga Cangkir Jadi Bagian Penting Sebuah Ruang
-
99 Pekerjaan Disebut Fiktif, Eks Kadis Perkimtan Palembang Hanya Dituntut 1,5 Tahun
-
CCTV Dirusak Massa Aksi DPR, Pemprov DKI Bakal Bawa ke Jalur Pidana
-
BRI Turut Salurkan Bantuan Bahan Pangan untuk Korban Kebakaran di Desa Adat Sade
-
Ditolak Hakim, Febri Diansyah: Praperadilan Bukan Sekadar Soal Menang atau Kalah