Mantan Ketua Umum Partai Nasional Demokrat (NasDem) Patrice Rio Capella menilai Surya Paloh telah salah perhitungan mendukung Anies Baswedan sebagai calon presiden (capres).
Menurut Rio Capella, orang-orang di lingkaran terdekat Ketum NasDem Surya Paloh tidak memberikan masukan yang tepat. Sehingga salah perhitungan tersebut terus berlanjut.
Pandangan ini disampaikannya dalam akun YouTube Akbar Faizal Uncensored yang diunggah, Sabtu (4/2/2023) lalu.
"Menurut saya, ada salah hitung dalam persoalan Anies yang dilakukan Nasdem. Saya pikir orang sekitar Bang Surya tidak memberikan nasihat yang betul atau memberi masukan yang betul kepada Bang Surya."
"Jadi salah hitung, kemudian buru-buru menyatakan mendukung Anies," kata dia dikutip pada Senin (6/2023).
Rio Capella pun mengklaim pernah mengingatkan petinggi NasDem ketika memutuskan mengundang Anies Baswedan hadir pada Kongres NasDem.
Menurutnya, 'kelas' Anies Baswedan saat itu harusnya adalah Musyawarah Wilayah (Muswil). Sedangkan untuk Kongres porsinya untuk Presiden Joko Widodo (Jokowi).
"Saya sudah ingatkan waktu Kongres dulu itu ketika Anies diundang di dalam pembukaan dan diberi kesempatan berpidato. Sedangkan presiden yang kelasnya memang munas atau kongres tidak diundang," ucapnya.
"Padahal yang mensahkan apakah kongres itu sah atau tidak adalah presiden melalui Menkumham untuk mensahkan itu," imbuh Rio.
Baca Juga: Koalisi Perubahan Sulit Terbentuk Gegara Demokrat Ngotot AHY Jadi Cawapres Anies?
"Saya mengingatkan Anies itu kelasnya muswil bukan kongres. Tapi kan kemudian orang di sekitar Bang Surya kemudian mungkin memberikan masukan lain," sambungnya.
Tahapan-tahapan salah perhitungan ini, lanjut Rio Capella, terus berlanjut. Setelah kongres, NasDem justru berkunjung kepada PKS dengan alasan untuk meredam oposisi.
"Oposisi apa PKS dengan Demokrat, tidak bisa apa-apa juga dua itu melawan tujuh partai yang berkoalisi dan juga bukan harus NasDem yang mendekati."
"Berkoalisi ini kan parpol mendukung presiden, ya harusnya presiden dong yang memang berkepentingan terhadap oposisinya PKS dan Demokrat, bukan NasDem," ujar Rio Capella.
Rio Capella juga menilai PKS dan Demokrat belum terikat dalam Koalisi Perubahan bersama NasDem. Meskipun ada beberapa elite PKS dan Demokrat menyatakan mendukung Anies sebagai capres.
"Menyatakan mendukung Anies kan belum tentu berkoalisi dengan NasDem," tutur Rio Capella.
Berita Terkait
Terpopuler
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- John Herdman Coret 27 Pemain Jelang Timnas Indonesia vs Kamboja di Piala AFF 2026
- 7 Sepeda Terbaik untuk Pemula Mulai Rp1 Jutaan: dari Hybrid, Lipat hingga City Bike
Pilihan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
-
Sudaryono Jabat Kepala BGN, Sudah Diworo-woro Istana Sejak Selasa Malam
-
Sudaryono, Mantan Ajudan Prabowo Akan Gantikan Nanik Jadi Kepala BGN
Terkini
-
12 Shade Cushion Wardah untuk Kulit Sawo Matang, Wajah Bebas Abu-abu
-
6 Motor Baru dengan Harga Terjangkau di Indonesia: Ganteng ala Vespa, dari Hybrid hingga Listrik
-
Polda Metro Jaya Diminta Usut Dugaan Penipuan Rp3 Miliar
-
Drama Straight to Hell, Ketika Rasa Takut Seseorang Dijadikan Bisinis Gelap
-
Harta Ketua DPRD Bone Disorot, KPK: Kalau Tidak Benar Kami Tindak
-
'Bom Waktu' Bangunan Sekolah Tua di Jakarta, Pemprov Siapkan Perbaikan Bertahap
-
Singkirkan Belanda Tanpa Ampun, Italia Tantang Brasil di Semifinal VNL Putri 2026
-
Evaluasi MBG Dipertanyakan, Minimnya Pelacakan Penyebab Keracunan Jadi Sorotan
-
Review Serum Glow FX Glow Bomb, Harga Rp30 Ribuan Ampuh Libas Bekas Jerawat Tanpa Perih
-
Lupakan Lari Ngos-ngosan, Ini Alasan Slow Jogging Lebih Efektif Bakar Lemak