/
Selasa, 07 Februari 2023 | 17:18 WIB
Tiko berbincang dengan psikolog Psikolog Liza M Djaprie. [TikTok]

Perjuangan Tiko untuk merawat Ibu Eny, di rumahnya mewah terbengkalai tanpa listrik dan air, di kawasan Cakung, Jakarta Timur memang banyak mencuri perhatian publik.

Ditinggal sang ayah dan harus merawat Bu Eny yang mengalami gangguan kejiwaan selama 11 tahun, para warganet pun memuji Tiko sebagai anak yang berbakti pada orang tuanya.

Meskipun terlihat selalu tegar dan baik-baik saja saat menjalani kisah yang berat, ternyata begini kondisi psikis Tiko saat di tes oleh Psikolog Liza M Djaprie.

Dikutip dari unggahan video akun TikTok @moel.2022, Tiko diberikan satu tes psikolog mengenai keluarga.

"Saya punya satu lembar kertas yang mau saya kasih lihat kamu, ini tes psikologi. Ada 3 gambar kayak mencerminkan sebuah keluarga tapi dari tiga gambar tersebut saya minta tolong kamu melihat dari 3 gambar ini kira-kira yang mana yang bukan keluarga?," kata Liza M Djaprie.

Tak lama untuk berpikir, Tiko pun memberikan jawabannya, "Tiga sih, tiga," katanya.

Usai menjawab pertanyaan tersebut Psikolog Liza M Djaprie pun menjelaskan dengan detail tentang ketiga keluarga tersebut. 

Dan ternyata jawaban Tiko kurang tepat lantaran dari ketiga gambar tersebut yang bukan merupakan sebuah keluarga adalah nomor 2.

Ia juga mengatakan bila jawaban Tiko merupakan hasil dari semua kejadian yang selama ini telah ia lalui dan menunjukkan keadaan mental Tiko yang mungkin tidak disadari.

Baca Juga: Jhon LBF Bagikan Kabar Terkini Tiko dan Bu Eny

"Jadi gini, saya akan berbicara dulu dari sisi psikologi. Apapun kejadian yang kita alami gak mungkin gak ada dampaknya sama kita itu sudah jelas tapi memang kadang-kadang tidak kita sadari. Jadi sebenernya kalau dari 3 gambar ini yang bisa kita lihat sebagai bukan keluarga itu adalah yang nomor 2, karena mereka tampak seperti 3 orang asing yang jalan sendiri," kata Liza.

Ia mengatakan bisa gambar nomor 1 ini merupakan adalah keluarga namun gambar ini akan dipilih oleh orang yang punya trauma pada sang ayah.

Psikolog Liza M Djaprie juga menjelaskan bila yang sebenarnya keluarga harmonis merupakan nomor 3.

"Nah yang sebenarnya sangat keluarga adalah nomor 3, tapi kalau kamu mengatakan bahwa ini bukan keluarga, ini biasanya dipilih sama orang-orang yang memang punya pengalaman hidup dalam keluarga yang disfungsional jadi sampai yang sebenernnya keluarga pun kamu bisa mengatakan ini bukan keluarga," tuturnya kembali.

"Pilihan kita itu menunjukkan apa yang ada di alam bawah sadar. Mungkin meskipun kamu secara sadar merasa bahwa 'gak kok aku baik-baik aja, jalanin aja', kamu jadi kayak terlihat punya potret akan keluarga yang kurang baik. Saya melihat ada kecenderungan untuk meniadakan kebutuhan kamu 'udah lah gapapa, yaudah mau gimana, yaudah jalanin aja' sementara kan itu masih kebutuhan kamu," pungkasnya.

Unggahan itu pun dipenuhi dengan para warganet yang juga ikut memilih dalam pertanyaan tersebut. Tak sedikit yang mengaku bila pilihannya sesuai dengan yang tengah mereka dialami.

"ak milih nomor 1. memang betul jawabannya..," ungkap @us****35.

"memilih no 1 dan ternyata benar penjelasannya, sy jauh dr sosok ayah dan jg seperti ad tembok antara saya dgn kk laki2, suami dan anak laki2 sy," imbuh @U****0.

"hati aq jwb no. 2.. tp pkirn aq no. 1.. brti aq emg gak merasakan sosok suami dlm kelg sndiri (emoji tertawa)," cuit @R****v.

"q milih nomor 3 dan bener2 sama keadaan keluarga q (emoji sedih 3x)," timpal @p****0.

"Berarti hasil psikolog ku masih aman (emoji tertawa) aku pilih no 2 dan benar," ungkap @W****ur.

Kontributor: Mira Puspito

Load More