- Militer Amerika Serikat menyerang lokasi militer Iran di Bandar Abbas sebagai langkah pertahanan diri dari ancaman drone.
- Korps Garda Revolusi Islam Iran membalas dengan menargetkan pangkalan udara Amerika Serikat setelah terjadi serangan tersebut.
- Presiden Donald Trump menyatakan ketidakpuasan terhadap hasil negosiasi dan membuka peluang operasi militer skala besar di Iran.
Suara.com - Amerika Serikat kembali melancarkan serangan militer ke wilayah Iran dengan menargetkan sebuah lokasi militer di Bandar Abbas, kota pelabuhan strategis yang berada di dekat Selat Hormuz.
Komando Pusat Militer AS (Centcom) menyebut operasi tersebut dilakukan sebagai langkah pertahanan diri.
Menurut mereka, lokasi di Bandar Abbas diserang karena diduga bersiap meluncurkan drone kelima ke arah pasukan Amerika.
“Langkah ini terukur, murni defensif, dan dimaksudkan untuk menjaga gencatan senjata,” tulis Centcom dalam pernyataan resminya.
Media Iran melaporkan ledakan terdengar di bagian timur Bandar Abbas sesaat setelah serangan terjadi.
Bandar Abbas sendiri merupakan titik penting di jalur perdagangan energi dunia karena berada di kawasan sempit Selat Hormuz.
Tak lama setelah serangan itu, Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) mengklaim telah menargetkan sebuah pangkalan udara milik Amerika Serikat.
Namun, Teheran tidak mengungkap lokasi detail pangkalan yang diserang.
Di saat bersamaan, Kuwait yang menjadi tuan rumah salah satu pangkalan militer AS menyatakan sistem pertahanan udaranya sedang mencegat ancaman rudal dan drone musuh.
Baca Juga: Donald Trump: Tidak Ada Satu Negara Pun Boleh Kendalikan Selat Hormuz
Pemerintah Kuwait tidak menjelaskan asal serangan tersebut.
Iran mengecam tindakan Washington dan menyebut serangan itu sebagai pelanggaran berat terhadap gencatan senjata.
Pemerintah Iran menegaskan tidak akan membiarkan aksi permusuhan tanpa balasan.
Ketegangan meningkat setelah AS dua kali menyerang target di Iran dalam tiga hari terakhir.
Sebelumnya, Washington mengaku menghantam situs rudal Iran serta kapal yang diduga hendak memasang ranjau di Selat Hormuz.
Centcom mengatakan operasi sebelumnya dilakukan untuk melindungi pasukan Amerika dari ancaman pasukan Iran.
Berita Terkait
-
Donald Trump: Tidak Ada Satu Negara Pun Boleh Kendalikan Selat Hormuz
-
Harga Minyak Langsung Ugal-ugalan Usai Amerika Serang Iran Lagi
-
Waduh! AS Ancam Bom Oman, Berpotensi Ciptakan Perang Baru
-
AS Serang Kota Pelabuhan Bandar Abbas Iran Dekat Selat Hormuz
-
Trump Bikin Pasar Bergejolak, Harga Minyak Dunia Langsung Naik Tajam
Terpopuler
- AMPB Pulang Usai Audiensi DPR, Relawan Ojol Curiga Ada Kesepakatan Transaksional
- Setelah Pelatih Giliran Suporter FC Twente Usir Mees Hilgers: Pemain Malas
- Cara Membersihkan Bunga Es dengan Aman dan Cepat Tanpa Merusak Freezer
- Daihatsu Kenalkan Mobil 120 Jutaan, 1 Liter Jalan 27 Km
- Di Bursa Capres 2029: Elektabilitas Dedi Mulyadi Tembus 42 Persen, Ungguli Prabowo
Pilihan
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
-
Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik
-
Admin Medsos dan Pengkritik Jadi Target Penangkapan Jelang Demo Agustus
-
3 Pesawat Tempur F16 'Rally' di Langit Jakarta Jumat Pagi, Ini Klarifikasi TNI AU
Terkini
-
Duka di Cikarang Utara: Ayah dan Anak Tewas Usai Ledakan Tabung Gas Hanguskan Rumah
-
Sapu Bersih 40 Suara! Emil Dardak Kembali Pimpin Demokrat Jatim Secara Aklamasi
-
Tembus Rp189 Miliar! Data PPATK Bongkar Transaksi Judi Daring Warga dan ASN di Lebak
-
Maba UII Langsung Juara Campus League, Alfira Deanika Tundukkan Unggulan UNESA
-
Menyambangi Tebuireng, Tradisi Ziarah dan Suka Cita Warga NU Jelang Muktamar Ke-35
-
Momentum HAPERNAS 2026, Perumnas Serahterimakan Hunian kepada Lebih dari 530 Konsumen
-
Bila Mufakat Buntu, Sidang Pleno III Muktamar Ke-35 NU Sepakati Opsi Voting
-
Bahtsul Masail di Muktamar NU Sepakat Kripto Boleh Ditransaksikan
-
Batas Aman BPA Diperketat! BPOM Resmikan Aturan Baru Kemasan Galon Guna Ulang
-
Pabrik Styrofoam di Cileungsi Ludes Terbakar, Percikan Las Hanguskan Bangunan Hingga 7 Mobil