Pembelaan yang dilakukan Hotman Paris terhadap terdakwa Teddy Minahasa dalam perkara peredaran narkoba jenis sabu diduga bakal menjadi awal kejatuhan karier pengacara kondang tersebut.
Dugaan itu dilontarkan seorang netizen dalam kolom komentar Instagram milik Hotman Paris, @hotmanparisofficial.
Awalnya Hotman Paris mengunggah sebuah video mengenai obstruction of justice dalam perkara pembunuhan Brigadir J. Video itu diunggah oleh Hotman Paris pada Selasa (21/2/2023).
"Hilang respect sama bapak, maaf," tulis @fajaar**.
"AWAL JATUHNYA HOTMAN PARIS YAITU MEMBELA TEDDY MINAHASA," saut @farhandwi******.
"Maaf hilang respect saya terhadap anda, bukannya membela kebenaran tpi mendukung kemunafikan," timpal netizen lainnya.
Dalam postingan sebelmnya, Hotman Paris juga mengunggah video yang berisi cuplikan persidangan perkara Teddy Minahasa.
Dalam keterangan video, Hotman Paris mempertanyakan pergantian jaksa dalam kasus tersebut.
"Setelah lihat arah persidangan akhirnya Kejaksaan mengganti sebagian besar jaksa yg hadir di sidang semua berjumlah 19 termasuk jaksa jaksa senior di kasus sambo! Why!" tulis Hotman Paris dalam keterangan video.
Baca Juga: Film Horor Mantra Surugana Tayang Tahun Ini, Siap Teror Penonton Lewat Sosok Iblis
Unggahan itu juga mendpat kritikan pedas dan tajam dari netizen.
"Sy bangga dengan kemampuan ABANG, tapi kalo utk memBELA Orang yang SALAH, respect sy langsung SIRNA," tulis @efraim***.
Sebelumnya diberitakan, Kuasa hukum Teddy Minahasa, Hotman Paris Hutapea mengatakan keterangan saksi yang dihadirkan Jaksa Penuntut Umum (JPU) dalam persidangan pada Senin justru menguntungkan terdakwa.
"Dua saksi hari ini juga menguntungkan karena dia tidak tahu itu (sabu) dari Teddy Minahasa, dia tidak tahu perintah Teddy Minahasa," kata Hotman usai menjalani persidangan di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Barat dikutip dari Antara.
Tidak hanya saksi yang dihadirkan hari ini, beberapa saksi yang dihadirkan JPU pada sidang sebelumnya juga dinilai menguntungkan Teddy.
Menurut Hotman, dari keterangan saksi tidak ada yang menjelaskan dengan rinci terkait proses penukaran sabu dengan tawas sebelum pemusnahan barang bukti di Polres Bukittinggi, Sumatera Barat.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- Melayat ke Yogya, Susi Pudjiastuti Kenang Sosok Nasirun
- Kado Kemerdekaan: Pemutihan Pajak Kendaraan di Agustus 2026, Buruh dan Ojol Dapat Diskon Khusus
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Rp14,15 Triliun Uang Mengalir ke Sulsel, Daerah Mana Paling Banyak Terima?
-
Cara Mengatasi Masalah Baterai Cepat Habis di HP Android, Mudah Dilakukan
-
Viva Milk Cleanser Ada Berapa Macam? Cek Varian dan Fungsi Masing-Masing
-
Pre-Order Samsung Galaxy Fold8 Pakai Kartu Debit BRI, Dapatkan Potongan Hingga Rp4 Juta!
-
Muktamar NU Jadi Momentum Gus Ipul dan Gus Kikin Gaungkan Gerakan "Kembali ke Muasis"
-
Sante' Kaffe FUGO Hotel Banjarmasin Beri Diskon Spesial, Pengguna Brimo Wajib Tahu!
-
Anwar Sadad Mangkir dari Pemeriksaan KPK Terkait Kasus Hibah Pokmas Jatim
-
Pemerintah Pusat Tolak Wacana Pajak Mobil Listrik DKI, Kemenperin Minta Industri Jangan Dibebani
-
Roy Suryo Ajukan Praperadilan Keempat, Gugat Pencekalan di Kasus Dugaan Ijazah Jokowi
-
Timnas Indonesia Bakal Duel Lawan Vietnam, John Herdman: Ujian yang Sangat Berat!