Ketua Umum Harley Davidson Club Indonesia (HDCI) Ahmad Sahroni mendukung imbauan pemerintah agar para pejabat negara tidak memamerkan kemewahan atau hidup hedon.
Diketahui, gaya hidup mewah pejabat negara menjadi sorotan usai ada anak pejabat yang terjerat kasus penganiayaan.
Anak pejabat di lingkungan Direktorat Jenderal Pajak (DJP) itu juga kerap memamerkan kendaraan mewah di akun media sosial miliknya.
Tak lma berselang, Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati memerintahkan kepada jajaran DJP untuk membubarkan klub motor gede atau moge di lingkungan DJP. Terkait hal itu, Sahroni mengatakan ia mengapresiasi putusan pembubaran itu.
"Termasuk pembubaran komunitas motor di salah satu institusi yang juga dinilai sah saja dilakukan," kata Sahroni di sela pelantikan pengurus HDCI di Semarang, Jumat malam (3/3/2023).
Meski begitul ia menilai sah-sah saja pejabat negara berharta fantastis asal bisa dipertanggungjawabkan.
"Bagaimana harta fantastis seorang pejabat, seyogianya tidak normal, tidak wajar," kata Ahmad Sahroni.
Sahroni mengatakan jika pejabat tersebut bisa mempertanggungjawabkan harta yang dimilikinya dan dilaporkan kepada KPK, hal tersebut sah-sah saja.
"Menurut saya sah saja kalau bisa dipertanggungjawabkan," tambah Wakil Ketua Komisi III DPR itu.
Baca Juga: Resep Soto Betawi Kuah Susu, Lezatnya Cocok untuk Sajian Buka Puasa
Kepada para pejabat negara, khususnya eksekutif, Sahroni mengimbau untuk selalu melaporkan harta kekayaannya melalui Laporan Harta Kekayaan Pejabat Negara (LHKPN) secara teratur.
"Saya sampai 2022 selalu menyampaikan LKHPN secara teratur, karena itulah kewajiban pejabat," tambahnya.
Sementara itu, pengurus HDCI dari berbagai wilayah di Indonesia hadir dalam acara pelantikan yang digelar di Hotel Padma Semarang itu.
Puluhan Harley Davidson dan mobil super milik para anggota HDCI tersebut terparkir tempat parkir hotel yang berlokasi di Jalan Sultan Agung, Kota Semarang itu.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Singapura Diguncang Gelombang Protes Rakyatnya, Buntut Rencana Penggundulan Hutan untuk Perumahan
- Cara Membersihkan Bunga Es dengan Aman dan Cepat Tanpa Merusak Freezer
- Daihatsu Kenalkan Mobil 120 Jutaan, 1 Liter Jalan 27 Km
- 6 HP Realme RAM 12 GB dengan Performa Kencang, Mulai Rp2 Jutaan
- Erick Thohir Buka Hasil Evaluasi Timnas Indonesia usai Gagal di Piala AFF 2026
Pilihan
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
-
Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik
-
Admin Medsos dan Pengkritik Jadi Target Penangkapan Jelang Demo Agustus
-
3 Pesawat Tempur F16 'Rally' di Langit Jakarta Jumat Pagi, Ini Klarifikasi TNI AU
Terkini
-
Mahasiswa Ngebut Bawa Mobil Tabrak Motor di Medan, IRT Tewas
-
Cuma 99 Ribu, Bawa Pulang 2 Produk Salon Ternama Johnny Andrean Pakai BRImo
-
5 Sepatu Lokal Wanita Kronikel Project Paling Laris, Model Stylish Wajib Masuk Wishlist
-
BNPB Jelaskan Alasan Ambil Air Kolam Warga untuk Padamkan Karhutla
-
4 Rekomendasi Sepatu Lari Stylish untuk Tren Run to Coffee, Sporty tapi Tetap Trendi
-
Saatnya Aliansi Sawit Melindungi Petani Swadaya, Bukan Cuma Korporasi
-
Besok, Siswa di Pekanbaru Masuk Sekolah usai Diliburkan Gegara Kabut Asap
-
3 Emiten yang Dicap Sebagai Saham Berbasis Hijau
-
Pendukung Gus Yusuf Nyatakan Muktamar NU ke-35 Tak Legitimate, Mosi Tak Percaya ke Pimpinan Sidang
-
Jasad Bayi Laki-Laki Diseret Anjing di Sumedang