Event Trail Motor di Kawasan Ranca Upas, Ciwidey, Kabupaten Bandung, Jawa Barat pada Minggu (5/3/2023) berakhir rusuh. Sejumlah peserta mengamuk lantara menganggap panitia penyelenggara tidak profesional.
Video kericuhan pada event tersebut salah satunya diunggah oleh akun Instagram @infojawabarat pada Senin (6/3/2023).
Dari video terlihat, beberapa orang yang diduga sebagai peserta event tersebut berkumpul mengelilingi tiga buah sepeda motor yang berada dalam posisi tergeletak di tanah.
Tak lama berselang, datang seorang pengendara menggunakan sepeda motor trail Suzuki TS 125 mencoba untuk menggilas dua motor matic dan satu sepeda motor trail yang tergeletak di tanah.
Belum diketahui milik siapa ketiga motor yang menjadi sasaran kemarahan orang-orang tersebut. Namun tak lama berselang, ketiga sepeda motor tersebut terlihat dalam kondisi terbakar.
"Peserta kecewa, viralkan, viralkan," ujar seorang pria dalam video.
Dari keterangan video, aksi rusuh itu disebabkan oleh panitia yang diduga tak profesional.
"Rusuh karena diduga Panitia yang tidak profesional dan terdapat banyak kendala saat kegiatan berlangsung," tulis @infojawabarat.
Dari keterangan video, kass ini juga telah dilaporkan dan ditangani oleh kepolisian setempat.
Baca Juga: Axioo Pongo Laptop Gaming dengan TIga Pilihan Prosesor Cocok Buat Mabar, Harga Mulai Rp 12 Jutaan
"Sementara itu Kapolsek Ciwidey membenarkan kejadian tersebut dan menyebut panitia penyelenggara sudah diamankan untuk dimintai keterangan," tulisnya.
Di lain pihak, beberapa netizen menyampaikan informasi bahwa acara ini juga dihadiri peserta dari luar Jawa. Peserta pun dikenakan uang pendaftaran sebesar Rp 200 ribu.
"Initeh acara berbayar, jadi daftarnya itu 200rb, orang yang dari luar pulau pun banyak yang dateung, peserta nyampe ke 2500 orang, bayangin 200rb x 2500 orang," tulis @Inighifar***.
Ada juga netizen yang menyayangkan kekecewaan peserta berakhir dengan aksi anarkis.
"Kalo emosian mending molor , jangan main motor," tulis @vikri****.
Berita Terkait
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Sayembara Rp10 Juta Dedi Mulyadi Dikritik UGM, Dinilai Cermin Gagalnya Negara Jamin Keamanan
- Tak Terima Disita, Pemilik Emas dan Uang Sitaan Kejagung di Kasus Febrie Bakal Ajukan Praperadilan
- Serum Viva untuk Flek Hitam Warna Apa? Ini 2 Varian Terbaiknya
- 5 Rekomendasi Parfum Aroma Vanilla di Alfamart, Wangi Mewah Tahan Lama untuk Harian
Pilihan
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
-
Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
-
Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Tewas, Mulut dan Hidung Berbusa
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
Terkini
-
Bank Sumsel Babel Perkuat Pembiayaan UMKM, Dukung Target 100.000 Sultan Muda Sumsel
-
Intimidasi Satpam MRT Usai Terobos Lampu Merah, 3 Polisi Arogan Polda Jabar Di Patsus 21 Hari
-
Polres Tangsel Buka-bukaan Soal Kasat Narkoba dan 6 Anggotanya Diringkus Bareskrim Polri
-
Cegah Ledakan Sampah Saat Kemarau, DLH dan Damkar Tangsel Kolaborasi Semprot TPA Cipeucang
-
Hattrick Mewah Mitchell Baker Bawa Indonesia Bantai Kamboja 5-1 di Piala AFF 2026
-
Pendaki Gunung Dempo yang Bikin Geger karena Senapan Angin Berhasil Dievakuasi
-
Hasil Akhir: Awal Sempurna Piala AFF 2026, Timnas Indonesia Gasak Kamboja 5-1
-
Akademisi Binus: Dugaan Korupsi Eks Jampidsus Bernilai Besar, Penanganannya Tak Boleh Istimewa
-
Tren Belanja Parfum Berubah, Pengalaman Mencoba Aroma Kini Jadi Daya Tarik
-
Bukan Sekadar Cantik, Makeup Kini Dituntut Praktis dan Nyaman Dipakai Seharian