Pembatalan drawing Piala Dunia U-20 2023 yang akan berlangsung di Indonesia menjadi buntut penolakan terhadap keikutsertaan Timnas Israel. Hal ini membuat dilema antara pemerintah yang menyanggupi tugas sebagai penyelenggara event dan penegakan konstitusi UUD 1945 untuk menghapuskan penjajahan.
Beberapa waktu lalu, Presiden Joko Widodo (Jokowi) telah mengutus Ketua Umum PSSI Erick Thohir bertemu FIFA untuk mencari solusi posisi Indonesia sebagai tuan rumah. Bahkan dalam pidatonya Presiden meminta urusan politik dan olahraga tidak dicampuradukkan.
Sontak hal tersebut menuai kritik dari berbagai kalangan masyarakat tak terkecuali Ustaz Felix Siauw. Dalam video yang diunggah oleh akun TikTok @moodq.io ia bahkan menyindir tentang kampanye Jokowi saat maju menjadi Presiden yang dengan tegas menyatakan dukungannya terhadap kemerdekaan Palestina.
"Kita masih inget bahwa pak Jokowi itu berkali-kali dalam kampanyenya ketika mau jadi presiden itu menyatakan dukungannya terhadap Palestina. Lalu kemudian mengkritik beberapa kelakuan-kelakuan Israel dan pendukung-pendukungnya," ucap Ustaz Felix.
"Sekarang kita lihat bahwa pak Presiden bilang jangan campurkan antara politik dan olahraga padahal itu kampanyenya," imbuhnya lagi.
Menurut Ustaz Felix Siauw, ada tiga hal yang menjadi sorotan, yakni politik, agama, dan kemanusiaan.
"Kita adalah muslim yang terbesar maka orang-orang muslim di Indonesia jelas menolak. Ketika kita tidak berbuat apapun malah kita menerima penjajah ini adalah kemunafikan didalam agama," kata Ustaz Felix.
"Kalau kita bicara politik sudah jelas pembukaan Undang-Undang Dasar menyatakan kita sangat gak suka dan gak setuju dengan penjajahan," ucapnya kembali.
Penjajahan Israel terhadap Palestina membuat beberapa negara dan banyak orang bersimpati bukan karena masalah agama melainkan kemanusiaan. Termasuk salah satu pemain bola dunia Cristiano Ronaldo.
"Secara agama sudah jelas kita menentang segala bentuk kezaliman, secara kemanusiaan negeri-negeri seperti Irlandia mereka menentang pendudukan Palestina oleh orang Israel," timpalnya.
"Mereka tidak bicara tentang agama tapi tentang kemanusiaan. Bahkan penolakan terhadap Israel datang dari orang yang main bola, Cristiano Ronaldo," sambung Ustaz Felix kembali.
Atas dasar tersebut pun, Ustaz Felix lantas mempertanyakan sikap pemerintah Indonesia yang masih ingin mempertahankan menjadi tuan rumah Piala Dunia U-20.
"Lantas apa yang menjadi alasan pemerintah Indonesia kekeh mempertahankan Piala Dunia harus diselenggarakan di Indonesia dengan menghost Israel. Pertanyaannya adalah pemerintah negara ini mempertahankan apa dan mewakili siapa ?," ungkap Ustaz Felix Siauw.
Melihat unggahan tersebut pun, sontak membuat netizen ikut memberikan berbagai responnya dalam kolom komentar. Tak sedikit yang kemudian mendukung sosok Ganjar Pranowo yang memang diketahui dengan terang-terangna ikut menolak Israel. Hingga memberikan cibiran terhadap Presiden Joko Widodo.
"SEDANGKAN IDOLA KALIAN DALAM SEPAKBOLA C.RONALDO PUN TIDAK SUKA DENGAN ISRAEL," cuit @ra****ul.
Tag
Berita Terkait
-
Biadab! Eks Persib Jadi Korban Peluru Gas Air Mata Tentara Israel, FIFA Berani Kasih Sanksi?
-
Erick Thohir Beberkan Surat FIFA ke Jokowi Pasca RI Batal Jadi Tuan Rumah Piala Dunia U-20
-
Instruksi Jokowi ke PSSI: Negosiasi dengan FIFA Agar Indonesia Tak Disanksi Berat
-
Titah Jokowi untuk Erick Thohir: Lobi FIFA, Jangan Sampai Indonesia Dikucilkan di Sepak Bola Dunia
-
Kantongi Nama Menpora Baru, Jokowi Bakal Lantik Pekan Depan
Terpopuler
- 4 HP dengan Baterai 7000 mAh Terbaik 2026, Anti Lowbat Seharian Cocok untuk Ojol
- Siapa Ginka Febriyanti yang Dituding Ikut Demo Bayaran dan Kini jadi Komisaris Pertamina Retail
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
- 4 Sepatu Lari Ardiles Terbaik Paling Laris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- Sering Mati Listrik? Ini 4 Genset Mini 1000 Watt yang Irit dan Tidak Berisik
Pilihan
-
Lagi! Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Rifki Renaldi Jadi Korban Ke-4
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Prediksi Skor Yordania vs Argentina: Head to Head, Susunan Pemain dan Fakta Menarik
-
Industri Film Indonesia Masuki Era Baru dengan Dukungan Blockchain dan AI
-
Gedebage Jazz Festival Naik Kelas, Evolusi Menuju Panggung Dunia
-
Kepercayaan Polri Tembus 82,4 Persen, Habiburokhman: Jangan Puas Diri, Terus Berbenah
-
BMKG Imbau Warga Pesisir NTB Waspadai Potensi Banjir Rob
-
Bagaimana Struktur Baja Masjid Raya Baitul Khairaat Pasca Gempa?
-
Alasan Mitsubishi Xforce Ultimate DS Tetap Relevan Bagi Pengguna yang Punya Mobilitas Tinggi
-
Prabowo Tanya Akademisi: Kenapa 81 Tahun RI Tidak Bisa Bikin Mobil Buatan Sendiri?
-
Sikat Parkir Liar di Cawang, 250 Personel Gabungan Derek Mobil yang Nekat Bandel!
-
Polda Sultra Lacak Aliran Dana Umrah Ilegal PT TRG Rp7 Miliar