Kecelakaan beruntun terjadi di Jalan Raya Bogor, Kelurahan Jatijajar, Tapos, Depok, Jawa Barat, Minggu (9/4) pagi. Kecelakaan beruntun ini melibatkan tiga mobil dan tiga sepeda motor.
Kecelakaan beruntun ini diduga dipicu aksi pengemudi mobil Honda Mobilio yang diduga mabuk. Menurut Kanit Laka Lantas Polres Metro Depok AKP Murtoni, pihak kepolisian masih mencari keberadaan sopir mobil Honda Mobilio yang melarikan diri dari TKP kecelakaan.
"Masih dalam pencarian karena tidak ditemukan di TKP (tempat kejadian perkara)," kata Murtoni seperti dikutip dari Suara.com
Dijelaskan Murtoni, keenam korban memiliki identitas sebagai berikut, Suranto Hadiyono dan Sri Pujiastuti selaku pengendara dan penumpang sepeda motor Honda Scoopy.
Lalu ada Sugiono pengendara sepeda motor Honda Astrea; Slamet Triono pengemudi Suzuki Carry pikap; Adi Priatna pengemudi Daihatsu Grand Max; dan Anis Roga pengemudi sepeda motor Honda Beat.
"Total korban terluka enam," ujar Murtoni.
Menurut keterangan dari saksi, kecelakaan beruntun ini berawal ketika Honda Mobilio dengan nomor polisi A 1450 TF melaju dari arah Utara menuju Selatan.
Sesampai di depan bengkel Kurnia Motor Kelurahan Jatijajar, Kecamatan Tapos, Kota Depok kehilangan kendali dan menabrak sepeda motor Honda Scoopy yang dikemudikan Suranto.
"Lalu menabrak sebuah mobil Suzuki Carry, kemudian menabrak kembali sepeda motor Honda Astrea sampai mobil Suzuki Carry pick up terdorong hingga naik separator dan masuk ke jalur berlawanan dari arah Selatan menuju Utara yang kemudian menabrak mobil Daihatsu Grand Max dan sepeda motor Honda Beat," jelas Murtoni.
Baca Juga: Kronologi Ibu Julia Perez Terlibat Kecelakaan, Sri Wulansih Alami Pendarahan di Otak
Berita Terkait
-
Diduga Mabuk, Sopir Honda Mobilio Kabur Usai Picu Tabrakan Beruntun di Depok
-
Mobil Tabrak Pemotor di Medan, Dua Orang Tewas, Begini Kronologinya
-
Praktik Pengobatan Alternatif Dihentikan, Ida Dayak Minta Jangan Dicari: Takutnya Kecewa, Ada Apa?
-
Bikin Macet Depok karena Buka Pengobatan Alternatif, Pesulap Merah Bongkar Siapa Ida Dayak
-
Fakta-fakta Pengobatan Alternatif Ida Dayak: Viral di Medsos, Dibubarkan Gegara Membludak
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Cerita Eks Real Madrid Masuk Islam di Ramadan 2026, Langsung Bersimpuh ke Baitullah
- Sosok Arya Iwantoro Suami Dwi Sasetyaningtyas, Alumni LPDP Diduga Langgar Aturan Pengabdian
- Desa di Kebumen Ini Ubah Limbah Jadi Rupiah
Pilihan
-
SBY Sentil Doktrin Perang RI: Kalau Serangan Udara Hancurkan Jakarta, Bagaimana Hayo?
-
Kasus Pembakaran Tenda Polda DIY: Perdana Arie Divonis 5 Bulan, Hakim Perintahkan Bebas
-
Bikin APBD Loyo! Anak Buah Purbaya Minta Pemerintah Daerah Stop Kenaikan TPP ASN
-
22 Tanya Jawab Penjelasan Pemerintah soal Deal Dagang RI-AS: Tarif, Baju Bekas, hingga Miras
-
Zinedine Zidane Comeback! Sepakat Latih Timnas Prancis Usai Piala Dunia 2026
Terkini
-
Baru 3 Hari Lahir, Bayi Ini Diduga Ditawarkan Rp52 Juta di Palembang
-
Jadwal Imsakiyah Ramadan di Pekanbaru, Selasa 24 Februari 2026
-
Jadwal Imsakiyah Kota Blitar Selasa 24 Februari 2026, Bolehkah Makan dan Minum Setelah Imsak?
-
Bantah Dokumen Perjanjian Tarif Resiprokal, Haikal Hasan: Produk Impor AS Wajib Sertifikat Halal
-
Jadwal Imsakiyah Kota Malang Selasa 24 Februari 2026, Jangan Terlambat Sahur!
-
Jadwal Imsakiyah Bukittinggi Selasa 24 Februari 2026, Ayo Sahur Tepat Waktu!
-
3 Cara Menghasilkan Uang dari HP Tanpa Modal untuk THR Lebaran, Terbukti Cuan Maksimal
-
Jabat Sekjen Kementan, Harta Mertua Dwi Sasetyaningtyas Tembus Rp3 Miliar Lebih
-
4 Pelembab Bamboo, Perbaiki Skin Barrier Kulit Sensitif yang Mudah Iritasi
-
7 Serum Alpha Arbutin dan Niacinamide Ampuh Hempas Noda Hitam, Siap Glowing saat Lebaran