Wisatawan asal Taiwan mengaku bahwa ia mendapat perlakuan tak mengenakkan saat ingin liburan ke Indonesia. Turis asal Taiwan itu klaim bahwa dirinya dimintai sejumlah uang oleh petugas bea cukai Indonesia.
Kabar petugas bea cukai palak wisatawan asal Taiwan menjadi pemberitaan media asing. Di laman Twitter beredar video pemberitaan media luar negeri terkait hal ini.
Peristiwa pemalakan yang dialami oleh wisatawan asal Taiwan ini terjadi pada Agustus 2019. Ialah Liu seorang pekerja di Singapura mengaku dimintai uang saat ia berencana liburan bersama keluarganya ke Batam.
Liu mengaku bahwa ia dimintai uang sebesar Rp150ribu atau sekitar 75,7 Yuan per orang saat akan melewati bea cukai Indonesia.
"Pada tanggal 24 Agustus, Tuan Liu yang bekerja di Singapura memesan perjalanan wisata selama 2 hari 1 malam untuk keluarganya berlibur ke Batam. Tak disangka, keluarga itu menemui kendala saat melewati pabean di Indonesia," terang pemberitaan media Sohu.com
Menurut Liu, saat dimintai uang itu dirinya dihampiri dua laki-laki dengan pakaian casual dan diminta untuk ke sebuah ruangan.
Namun setelah pemeriksaan paspor dan visa, salah satu petugas kemudian meminta uang tips sebesar Rp150.000 per kepala agar bisa lolos pemeriksaan.
Mendapat penolakan dari Liu, dua petugas yang menggunakan baju casual itu lalu mengatakan bahwa ada atasan mereka yang akan mengurus Liu nantinya.
"Namun dua petugas itu dengan santainya mengatakan bahwa mereka akan diserahkan kepada 'pejabat' mereka. Sekitar 10 menit kemudian, datang petugas yang kenakan seragam putih Bea Cukai Indonesia yang membawa Liu dan keluarga ke ruang lain,"
Baca Juga: Turis Taiwan yang Mengaku Dipalak Petugas Bea Cukai Indonesia Ingin Liburan Keluarga ke Batam
Berita Terkait
-
Turis Taiwan yang Mengaku Dipalak Petugas Bea Cukai Indonesia Ingin Liburan Keluarga ke Batam
-
Heboh Bea Cukai Indonesia Palak Turis Taiwan, Begini Pengakuan Korban: Dimintai Uang Tips
-
Amuk Penumpang KRL yang Tersenggol Saat Transit dari Bogor ke Bekasi, Petugas Dibuat Pontang Panting
-
Viral Lelaki Rela Berlutut 21 Jam di Depan Kantor Mantan Pacarnya Demi Bisa Balikan
-
Pihak Masjid Minta Maaf Gara-gara Azan Maghrib Lebih Cepat 2 Menit
Terpopuler
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan Hari Ini 5 Agustus 2026: Segalanya Berjalan Lancar
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
- Link Resmi Pandang.istanapresiden.go.id buat Daftar Upacara Bendera HUT RI di Istana Negara
Pilihan
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
Terkini
-
El Nino 2026 Lampaui Level Kuat, Abdul Azis Desak Pemerintah Serius Atasi Kekeringan
-
Bank Sumsel Babel Perkuat Kemitraan Strategis dengan Pemkab Lahat, Dukung Akselerasi Ekonomi Daerah
-
6 Fakta Pemecatan dan Sanksi Pungli 4 ASN di Pemprov Banten
-
Usut Mutilasi Depok, Polisi Temukan HP Pelaku Tergabung dalam Grup Komunitas Gay
-
Macet Jalur Bojonegara Bikin Sopir Angkot Merugi, Pemprov Banten Janjikan Keputusan Baru 4 Hari Lagi
-
Tumbangkan Persib Bandung, Persebaya Surabaya Juara Piala Presiden 2026
-
KPK Bedah Dugaan Permainan Jalur Hijau dan Jalur Merah di Kasus Suap Bea Cukai
-
74 Kontraktor SPPG Minta Kepastian Pembayaran dan Penyelesaian Administrasi Proyek
-
Potensi RI Punya 89 Ribu Ton Uranium, BRIN Paparkan Ambisi Nuklir ke Prabowo
-
Internal Golkar Wonosobo Bergolak, Mahkamah Partai Diminta Turun Tangan