Baru-baru ini beredar kabar yang mengklaim Presiden Jokowi atau Joko Widodo memerintahkan Kapolri untuk menangkap Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo.
Klaim tersebut beredar melalui video yang diunggah akun Facebook "Doa Ibu". Melalui video tersebut disebutkan atas perintah Presiden Jokowi KPK jemput paksa Ganjar Pranowo.
"ATAS PER1NTAH JKW ! KAPOLRI J3MPUT P4KSA GANJAR GEG4RA HAL INI…," tulis narasi unggahan tersebut.
Lantas benarakah klaim Ganjar Pranowo dijemput polisi? Selngkapnya akan terjawab melalui artikel ini.
Penjelasan Cek Fakta
Sebuah akun Facebook dengan nama pengguna “Doa Ibu” mengunggah video dengan klaim Jokowi perintahkan Kapolri untuk penjarakan Ganjar.
Setelah melakukan penelusuran, thumbnail video tersebut merupakan hasil editan dan isi video tersebut adalah potongan video dari peristiwa yang tidak berkaitan.
Melansir dari Kompas.com salah satu klip yang menampilkan mantan Ketua Umum Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) Edy Rahmayadi identik dengan video di kanal YouTube Kompas TV dengan judul “Tanggapan Eks Ketum PSSI Edy Rahmayadi soal Indonesia Batal Jadi Tuan Rumah Piala Dunia U-20”.
Dalam video itu Edy meminta kepada pihak pengambil keputusan untuk lebih bijaksana dalam bersikap supaya tidak ada lagi tambahan hukuman dari FIFA. Hal itu Edy sampaikan setelah status Indonesia sebagai tuan rumah Piala Dunia U20 2023 dicabut.
Baca Juga: 4 Alasan Prabowo Unggul Atas Ganjar dan Anies versi ISC
Berdasarkan penjelasan di atas, klaim bahwa Jokowi perintahkan Kapolri untuk penjarakan Ganjar adalah salah dan termasuk ke dalam konten yang dimanipulasi.
Kesimpulan
Faktanya judul, isi video dan narator dalam video tersebut tidak berkaitan. Dalam video tersebut sama sekali tidak ditemukan informasi bahwa Jokowi perintah Kapolri untuk penjarakan Ganjar.
Video yang mengklaim Kapolri jemput paksa Ganjar Pranowo atas permintaan Jokowi termasuk dalam dalam kategori konten yang dimanipulasi
Berita Terkait
-
Jokowi Heran RUU Perampasan Aset Mandek: Masa Gak Rampung-Rampung? Penting Sekali UU Ini
-
4 Alasan Prabowo Unggul Atas Ganjar dan Anies versi ISC
-
Survei LSI soal Simulasi 3 Bakal Capres 2024: Prabowo Unggul, Elektabilitas Ganjar Turun
-
Anas Urbaningrum yang Ternyata Penggemar Manchester United, Sama seperti Ganjar Pranowo dan Mahfud MD
-
Elektabilitas Ganjar Pranowo Lebih Baik Dibanding Anies Baswedan Pasca Geger Israel
Terpopuler
- 10 Pantangan Feng Shui Rumah yang Sebaiknya Dihindari, dari Pintu hingga Kamar Mandi
- 3 HP Infinix Memori 256 GB dan NFC Harga Rp1 Jutaan, Solusi Multitasking hingga Gaming
- 3 HP Xiaomi RAM 8 GB Murah di Bawah Rp1 Juta, Ini Pilihannya
- KPAI Desak Audit Total MBG: Tata Kelola Gagal, Anak-anak Jadi Korban Ambisi Program
- Ramalan Shio 9 Agustus 2026: 5 Shio Bakal Buang Kesialan dan Buka Jalan Keberuntungan
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Kasus Iklan BJB, Ada Dugaan Aliran Dana ke Lisa Mariana Lewat Pihak Nominee
-
KPK Tahan Bos-Bos Iklan Bank BJB, Dirut Yuddy Renaldi Mendadak Sakit Saat Akan Dibui
-
BRI Beri Diskon Spesial Seminar Johnny Andrean Lewat Aplikasi BRImo
-
Menuju IFRC 2026, ERT NHM Perdalam Teknik dan Strategi Penyelamatan
-
Gelar Dicopot! Profil Menantu Sultan Brunei yang Bikin Penasaran Publik, Ternyata Ini Kasusnya
-
PSSI Murka! Justin Hubner dan Keluarga Jadi Sasaran Ancaman, Publik Diminta Hentikan Serangan
-
Ridwan Kamil Siap-Siap, KPK Buka Peluang Panggil Lagi terkait Kasus Korupsi Bank BJB
-
Siswi Tertemper Kereta di Jurangmangu, 4 Perjalanan Commuter Line Terdampak
-
Dedi Mulyadi Ancam Tahan Bantuan Desa, Ini Penyebabnya!
-
Viral Pungli Wisata Air Panas Karo Berujung Blokade Jalan, 3 Orang Ditangkap