Seorang warga negara Indonesia (WNI) Jamil Wahab tak bisa menyembunyikan rasa bahagia dan haru jelang Lebaran 2023. Ia akhirnya bisa menghirup udara bebas setelah mendekam di penjara Taiping, Perak, Malaysia.
Mengutip dari laporan kantor berita Malaysia, Bernama, Jamil Wahab pada 1983 divonis penjara seumur hidup. Setelah mendekam selama 40 tahun lebih di penjara Taiping, Perak, ia mendapat grasi dari Sultan Johor.
Jamil Wahab berasal dari Kampung Guang, Teliwang, Sumbawa, Nusa Tenggara Barat (NTB). Jamil tercatat sebagai narapidana terlama yang mendekam di Malaysia.
Pada 22 Maret 2023, Jamil mendapatkan grasi dari Sultan Ibrahim, sultan Johor.
"Ketika saya tahu saya diberikan grasi, saya tidak percaya karena saya sudah tahu tentang hukuman seumur hidup di penjara," ucapnya kepada Bernama.
"Waktu tahun 2012, ada amnesti massal di Johor dengan tahanan terlama 38 tahun, sedangkan saya 29 tahun saat itu. Aku terus berkata dalam hati, aku tidak akan mendapat kesemaptan," ungkapnya.
Jamil mengaku bahwa ia sudah berpikir akan meninggal dunia di penjara. "Saya pikir saya akan mati di penjara sendirian dan tidak peduli dengan apa yang terjadi di dunia,"
Selama 40 tahun harus merayakan Idul Fitri di penjara Malaysia, Jamil saat ini akan merayakan lebaran 2023 di kampung halamannya.
"Saya bertekad untuk mengubah segalanya. Saya berdoa lima waktu dan tidak mengikuti apa yang diperintahakn," kata Jamil.
Jamil Wahab pada Februari 1983 divonis bersalah karena kepemilikan senjata api. Ia dijatuhi hukuman penjara seumur hidup dan enam pukulan cambuk berdasarkan pasal 5 Undang-undang Senjata Api 1971 oleh Pengadilan Johor.
Pada 1986, Jamil mulai menjalani hukuman penjara di Taiping, Johar, Malaysia. Jamil mendapat pengampunan dengan syarat dia harus pulang ke Indonesia dan berjanji tidak akan mengulangi perbuatannya di Malaysia.
Berita Terkait
-
Libur Lebaran, DPRD Jateng Minta Pemerintah Optimalkan Potensi Wisata Daerah
-
Ketahui, 3 Cara Membalas Ucapan Selamat Idulfitri Menurut Islam
-
Lepas 23 Ribu Peserta Mudik Gratis ke Jawa, Kapolri: Upaya Kurangi Beban Kapasitas Jalan Tol dan Arteri
-
H-4 Lebaran, Jalur Lintas Selatan Jabar via Cileunyi Masih Lancar
-
Gunakan Transportasi Umum, 38 Ribu Orang Tercatat Masuk DIY Jelang Lebaran
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 67 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 April 2026: Sikat Item Undersea, Evo Draco, dan AK47
- 5 Rekomendasi Parfum Lokal yang Wanginya Segar seperti Malaikat Subuh
Pilihan
-
Bukan Hanya soal BBM, Kebijakan WFH Mengancam Napas Bisnis Kecil di Magelang
-
Solidaritas Tanpa Batas: Donasi WNI untuk Rakyat Iran Tembus Rp9 Miliar
-
CFD Ampera Bikin Macet, Akademisi: Ada yang Salah dari Cara Kota Diatur
-
Polisi: Begal Petugas Damkar Tertangkap Saat Pesta Narkoba Didampingi Wanita di Pluit
-
Warga Sambeng Borobudur Terancam Kehilangan Mata Air, Sendang Ngudal Dikepung Tambang
Terkini
-
5 HP Honor 5G Terbaru, Performa Andal untuk Multitasking dan Produktivitas
-
Respons Arahan Presiden, BGN Segera Operasikan 900 SPPG untuk Jangkau Daerah Terpencil
-
5 Maskara Waterproof Murah yang Aman dan Gak Bikin Bulu Mata Rontok
-
Toko yang Menjual Kenangan
-
Apel Batu di Ujung Tanduk: Cerita Petani di Tengah Perubahan Kota Batu
-
Puluhan Ribu Kasus, Begini Cara Melindungi Diri dari Virus Campak yang Mudah Menular
-
Tentara Angkatan Laut Bunuh Istri Sendiri, Mayatnya Disimpan di Kulkas
-
Harga Plastik Melejit, Zulhas Dorong Transisi ke Kemasan Ramah Lingkungan
-
Iran Sebut Blokade AS di Selat Hormuz Bisa Ganggu Gencatan Senjata
-
Cari Sensasi Berujung Jeruji: 3 'Bang Jago' Tawuran di Taman Sari Diciduk, Satu Pelaku Positif Sabu!