/
Senin, 15 Mei 2023 | 13:16 WIB
Bahar bin Smith Bacakan Eksepsi di PN Bandung (ANTARA FOTO/Raisan Al Farisi)

Publik pada awal pekan ini, Senin (15/5) dikejutkan dengan kabar penembakkan yang dialami oleh Habib Bahar bin Smith di wilayah Kemang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. 

Menurut keterangan dari pihak kepolisian, Bahar bin Smith ditembak di Pusat Pendidikan dan Pelatihan (Pusdiklat) Dinas Perhubungan, Kecamatan Kemang, Kabupaten Bogor. 

Namun pihak kepolisian belum bisa memastikan soal kapan penembakkan itu dialami oleh Bahar bin Smith. Selain itu, hasil visum mengenai luka tersebut belum diumumkan resmi pihak kepolisian. 

Bahar bin Ali bin Smith lahir di Manado, Sulawesi Utara pada 23 Juli 1985. Ia berakar dari keluarga Arab Hadhrami bermarga Aal bin Sumaith. 

Untuk informasi, orang Arab Hadhrami bermarga Aal bin Sumaith merupakan sekelompok penduduk nomaden yang berasal dari wilayah Hadhramaut, Yaman dan keturunan mereka membuat suatu komunitas diaspora di seluruh dunia. 

Bahar bin Smith diketahui memiliki enam orang adik, tiga di antaranya adalah Ja'far bin Smith, Sakinah Smith, dan Zein bin Smith.

Selama ini Bahar bin Smith dikenal sebagai tokoh agama yang lantang dan keras menyuarakan Amar makruf nahi mungkar di kehidupan masyarakat. 

Saat bergabung di Front Pembela Islam (FPI), sepak terjang Bahar bin Smith kerap melakukan aksi razia dan penutupan paksa tempat hiburan malam di wilayah Jakarta. 

Nama Bahar bin Smith mulai menyita perhatian publik pada 2012. Saat itu, ia bersama ratusan anggota FPI melakukan razia di Cafe De Most Pesanggrahan, Jakarta Selatan. 

Baca Juga: Ini Lokasi Penembakan Bahar bin Smith di Bogor, Sejumlah Orang Jadi Saksi

Cafe ini dituding sebagai sarang maksiat, Bahar bin Smith dan anggota FPI meminta tempat tersebut ditutup. 

Pada pilpres 2019, nama Bahar bin Smith kembali jadi sorotan publik lantaran dalam salah ceramahnya ia menyebut Jokowi sebagai pengkhianat bangsa, negara, dan rakyat. Ia juga menyebut Jokowi sebagai banci. 

Ceramah Bahar bin Smith ini jadi viral dan mengundang banyak reaksi dari publi. Setahun sebelumnya, Bahar tersandung masalah hukum karena melakukan penganiayaan terhadap dua remaja. 

Korban yang jadi penganiayaan diketahui berpura-pura dan mengaku menjadi Bahar bin Smith. Peristiwa penganiayaan itu direkam dengan menggunakan telepon seluler, kemudian diunggah ke Youtube. Rekaman ini kemudian dijadikan salah satu barang bukti oleh polisi. 

Load More