Elektabilitas bakal capres Ganjar Pranowo tertinggal dari calon pesaingnya, Prabowo Subianto. Hal ini berdasarkan hasil survei terbaru Lembaga Survei Indonesia (LSI).
Berdasarkan hasil survei simulasi tiga nama capres, Prabowo unggul 3,6 persen dari Ganjar. Elektabilitas Gubernur Jawa Tengah tersebut sebesar 32,2 persen.
Sedangkan Menteri Pertahanan Prabowo Subianto memiliki elektabilitas 35,8 persen. Posisi ketiga ditempati Anies Baswedan dengan 21,4 persen.
Ketua DPP PPP Achmad Baidowi menargetkan peningkatan elektabilitas Ganjar Pranowo dalam kurun waktu tujuh bulan menjelang Pilpres 2024.
PPP yang jadi partai pendukung bakal capres dari PDIP itu meyakini elektabilitas Ganjar bisa lebih tinggi dari sekarang ini.
Baidowi mengatakan, tujuh bulan sebelum Pilpres 2024 akan sangat menentukan dalam upaya meraih dukungan masyarakat.
"Masih ada waktu tujuh bulan untuk terus meningkatkan elektabilitas Pak Ganjar," kata Baidowi, Rabu (12/7/2023).
Awiek, sapaan Baidowi, menilai salah satu faktor yang bisa meningkatkan elektabilitas Ganjar adalah bakal calon wakil presiden (cawapres).
Ia berharap sosok cawapres pendamping Ganjar bisa memberikan efek elektoral pada Pilpres 2024.
Baca Juga: Survei Capres Prabowo vs Ganjar vs Anies, LSI: Elektabilitas Menhan Konsisten Menguat
"Apalagi nanti ditentukan oleh figur cawapres yang diharapkan menopang kemenangan Pak Ganjar," ujar dia.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- Daftar Pertanyaan Sensus Ekonomi 2026: Petugas BPS Datangi Rumah, Tanya Gaji dan Usaha
Pilihan
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
Terkini
-
Curiga Alibi Jatuh di Kamar Mandi, Penjaga Kos di Bandung Diancam Usai Bongkar Kejahatan Pelaku
-
Soal Blok Andaman, Kapolda Aceh Jamin Investasi di Aceh Aman dan Nyaman
-
Sensus Ekonomi DIY Baru 9 Persen, Dibayangi Kekhawatiran Pajak hingga Penolakan Warga
-
Hitung-hitungan Korea Selatan Lolos 32 Besar Piala Dunia 2026: Pantang Main Aman Lawan Afsel
-
SDA Terus Dicuri, Prabowo: TNI AL dan Bea Cukai Sudah Dikerahkan, Masih Saja Bocor!
-
Rugi Terus, Prabowo Bakal Tutup 800 Perusahaan Pelat Merah untuk Berhemat
-
Jakarta Darurat Kabel Semrawut: Pelajar Tewas, Perda Mangkrak, Legislator Tuntut Sanksi Operator
-
Maut di Sumberpucung Malang: Pengendara Motor Tewas Tertimpa Truk Tetes Tebu
-
Cedera Cristian Romero Bikin Argentina Cemas Menjelang Babak Gugur Piala Dunia 2026
-
Cara Mengatasi Pompa Air Bunyi Cetak-Cetek agar Tak Boros Listrik