/
Senin, 17 Juli 2023 | 19:34 WIB
Shayne Pattynama - Viking FK (IG Viking FK)

Di tengah rumor tak sedap soal masa depannya bersama Viking FK, pemain Timnas Indonesia Shayne Pattynama cetak perfomance ciamik bersama klub Norwegia tersebut. 

Shayne mencetak asisst untuk gol kemenangan Viking Fk saat melawan Stabaek di Stadion Nadderud, Minggu (16/7) malam WIB, pada lanjutan Eliteserien. 

Gol tunggal kemenangan Viking FK yang dicetak oleh Birkir Bjarnason pada menit ke-90+1 berawal dari pergerakan pemain Timnas Indonesia itu. 

Umpan crossing Shayne begitu apik ia lakukan. Bola crossing dari Shayne pun disundul oleh Bjarnason hingga membuat kiper lawan tak berdaya. 

Viking FK pun meraih kemenangan 1-0 atas Stabaek. Kemenangan ini membuat Viking FK berada di urutan kedua klasemen Eliteserien, selisih sembilan poin dengan pemuncak Bodo/Glimt. 

Sebelumnya, Shayne Pattynama dirumorkan akan ditendang oleh Viking FK. Shayne sendiri sempat mengatakan bahwa ia memiliki keinginan untuk bisa bermain di Liga Champions. 

Shayne bahkan sempat ingin angkat koper dari Viking FK lantaran klub Norwegia itu menambah pemain baru yang sama dengan posisinya, bek kiri. 

"Bukan saya tidak ingin berkompetisi, tapi saya merasa saat itu bisa mengancam menit saya bermain di klub ini," ujar Shayne seperti dilansir dari voetbalzone.nl

Shayne kemudian berkonsultasi dengan agen, ibu dan kekasihnya untuk kariernya di Viking FK. Apalagi saat itu kontraknya akan segera habis. 

Baca Juga: Diminati Juara Liga Champions, Shayne Pattynama Ingin Main di Serie A Italia atau Bundesliga

"Saya sedikit mengeluh dan merasa saya tidak mendapat kesempatan yang adil. Agen saya berkata, jika Anda mengeluh soal itu, tunjukkan apa yang bisa Anda lakukan. Agen saya berkata, jika saya tidak bisa memenangkan gelar di Viking FK, bagaimana bisa saya bisa bermain di Bundesliga atau Serie A Italia," jelas Shayne. 

Percakapan dengan agennya, Ferdy Bachdim, kakak dari Irfan Bachdim ini membuat pola pikir Shayne Pattynama berubah. Ia merasa harus ada target realistis yang wajib dicapai. 

"Saya tidak mengeluh lagi, sejak saat itu semuanya berubah total. Saya memberikan 100 persen saat sesi latihan. Pemain baru itu tidak sepenuhnya fit selama persiapan, tetapi saya tunjukkan perubahan besar dan berlatih dengan sangat baik," ungkap Shayne. 

"Saya pada akhirnya mampu masuk starting eleven dan hanya melewatkan satu pertandingan karena skorsing. Saya sekarang memiliki satu gol, dan dua assist dari 12 pertandingan," tambahnya. 

Load More