/
Rabu, 19 Juli 2023 | 20:44 WIB
Profil Gibran Rakabuming Raka (instagram/@gibran_rakabuming)

Wali Kota Solo Gibran Rakabuming marah alias nesu kepada Pemerintah Kota (Pemkot) Solo. Hal ini lantaran jawaban kaku yang dicuitkan akun Twitter Pemkot Solo, @PEMKOT_SOLO

Kemarahan Gibran ini berawal saat salah seorang warga mengeluhkan pelayanan administrasi Pemkot Solo. Warga lewat akun Twitter @Msidiqprasetyo bertanya soal pelayanan administrasi pada hari Jumat yang dimulai dari jam 07:00 sampai 11:00 WIB. 

Menurut warga, aturan itu membuatnya kesulitan untuk membuat surat yang dibutuhkannya. 

"Gimana ya mas, ngurus suat buat pegawai karyawan. Sabtu-Minggu libur, Jumat tutup Jam 11. Bingung ini ngurus surat kapan lagi. Senin sampai Jumat masih kerja, waktunya Jumat agak longgar malah tutup," cuit akun tersebut. 

Cuitan ini kemudian dibalas oleh akun resmi Pemkot Solo. Jawaban akun Pemkot Solo itu terkesan kaku dan dianggap Gibran Rakabuming tak memberikan solusi. 

"Selamat pagi... berikut respon Bagian Organisasi," cuit akun tersebut.

Di jawaban diunggah gambar yang menuliskan tentang jam kerja di lingkungan Pemkot Solo. Dari gambar itu, keterangan tersebut tertulis waktu jam kerja, yakni Senin sampai Kamis mulai jam 07.15 hingga jam 16.00 dengan waktu istirahat jam 12.00 sampai 12.30 WIB.

Lalu pada hari Jumat ditulis jam pelayanan mulai jam 07.00 WIB hingga jam 11.30 WIB. Hal tersebut mengacu pada Peraturan Wali Kota Solo Nomor 7 Tahun 2016 tentang Hari dan Jam Kerja Pegawai Aparatur Sipil Negara di Lingkungan Pemerintah Kota Solo.

Rupanya hal ini tak membuat Gibran suka. Gibran pun tegaskan untuk memberikan solusi dari keluhan warga tersebut. 

Baca Juga: Sekjen PDIP: Gibran hingga Seno Bagaskoro Siap Jadi Juru Kampanye Ganjar Pranowo

"Aku ra seneng coromu jawab keluhan warga. Ra solutif blas. Wes tak urus dewe wae. (Aku nggak senang caramu menjawab keluhan warga. Tidak solutif. Ya sudah nanti saya urus sendiri)," tulis Gibran dalam cuitannya.

Tentu saja kemarahan Gibran ini menimbulkan komentar dari warganet. Banyak warga yang akhirnya mengeluhkan hal sama soal kinerja pelayanan administrasi Pemkot Solo. 

"Kemaren Selasa datang ke Kecamatan Laweyan jam 3 juga sudah tutup, mau minta stempel kecematan, bukannya kantor tutup jam 4?? Tapi orang sana jawabnya 'Besok kan tanggal merah jadi jam 3 tutup' apa benar seperti itu mas @gibran_twett." tulis akun @Riy***

Load More