/
Sabtu, 19 Agustus 2023 | 08:38 WIB
Wanita Jepang Rena Sasaki Bikin Gaduh, Hina Indonesia Berujung Mohon Ampun Setelah Digeruduk Warga +62 (Twitter @rena_in_dc)

Seorang wanita Jepang bernama Rena Sasaki bikin gaduh di laman sosial media Twitter.

Wanita yang klaim sedang menempuh pendidikan doktoral jurusan Hubungan Internasional di Universitas Johns Hopkins, Amerika Serikat mencuitkan yang bikin mendidih orang Indonesia

Pada cuitannya yang viral di publik Jepang dan Indonesia, Rena Sasaki pada 14 Agustus 2023 menuliskan bahwa ia sangat tidak suka dengan Indonesia. 

Rena mengungkap alasan mengapa membenci Indonesia. Ia kemudian singgung soal pembantaian orang-orang Tionghoa di Indonesia, meski dalam cuitannya itu Rena tidak menjelaskan detail peristiwa yang dimaksud. 

"Saya tidak suka Indonesia, yang memiliki sejarah membantai orang Tionghoa perantauan, menerima uang dari China." cuit Rena dalam bahasa Jepang seperti dilihat dari unggahan akun @takigare3

Tak hanya itu, Rena kembali mencuitkan bahwa ia pernah disiram di sebuah restoran di Indonesia saat dirinya menggunakan bahasa Tionghoa. 

Cuitan Rena Sasaki (sumber: @takigare3)

"Ketika saya sedang berbicara bahasa Mandarin di sebuah restoran, segelas air dilemparkan ke arah saya! Saya benci Indonesia!" tulisnya. 

Semua cuitan itu sendiri telah dihapus oleh Rena namun telah di capture sejumlah akun Twitter. 

Cuitana dari Rena ini tentu saja timbulkan kemarahan warga Indonesia di Twitter. Tak hanya orang Indonesia, sejumlah orang Jepang yang tinggal di Indonesia pun pertanyakan cuitan dari Rena tersebut. 

Baca Juga: Pratama Arhan Bakal Nikahi Putri Anggota DPR RI di Jepang, Penggemar Patah Hati

"Apakah hal seperti itu benar-benar terjadi di Indonesia? Anda memiliki bukti?" tanya salah satu netizen Jepang. 

Sejumlah netizen Indonesia kemudian membalas cuitan Rena itu dengan menyampaikan fakta sejarah kekejaman tentara Jepang, mulai dari romusha hingga praktek jahat Jugun Ianfu. 

Mendapat banyak hujatan dari publik, Rena kemudian menuliskan permintaan maaf dengan menggunakan bahasa Indonesia. 

"Kepada rakyat Indonesia, saya dengan tulus meminta maaf karena telah membuat Anda merasa tidak nyaman. Seharusnya saya tidak berbicara tentang sejarah negara yang rumit dalam keadaan kurang informasi. Memang benar bahwa banyak orang yang memperlakukan saya dengan baik selama saya tinggal di Indonesia.  Itu semua adalah tanggung jawab pribadi saya, dan saya sangat menyesal," tulisnya. 

Yang menarik, di unggahan Twitternya, Rena bukan netizen biasa. Ia ternyata menjadi pembicara di forum internasional, seperti terlihat di cuitannya pada 9 Agustus 2023. 

Di cuitannya itu, Rena menjadi salah satu pembicara di forum dengan tajuk Japan's Shifting Strategic Outlook: Implications for Southeast Asia. 

Load More