Bakal calon presiden (Bacapres) Koalisi Perubahan untuk Persatuan Anies Baswedan menegaskan dirinya tidak serta merta melakukan perubahan andai nanti terpilih sebagai presiden di Pilpres 2024.
Menurut mantan Gubernur DKI Jakarta itu, ia selalu menekankan ada 4 hal soal makna perubahan yang selama ini dicanangkan.
Menurut Anies, pada kenyataannya tidak mungkin hanya keberlanjutan dan tidak mungkin hanya ada perubahan.
"Ada empat hal yang selalu saya sampaikan. Apa hal yang sudah sekarang yang perlu ditingkatkan, itu satu. Yang kedua, apa hal yang sudah sekarang yang perlu dilakukan koreksi," ucap Anies Baswedan seperti dikutip dari kanal Youtube miliknya, Sabtu (26/8).
"Yang ketiga apa hal sekarang yang ternyata tidak berjalan dengan baik, sehingga tidak layak untuk diterukan. Keempat apa hal baru yang harus kita lakukan," sambungnya.
Menurut Anies jika empat aspek itu dijalankan maka Indonesiaa sebagai bangsa akan menjadi lebih baik.
Lebih lanjut Anies Baswedan menegaskan bahwa pemerintah di satu negara itu merupakan kelanjutan dari pemerintah sebelumnnya. Jadi menurutnya, tidak perlu menuding macam-macam pada pemerintah sebelumnya.
"Jadi kita, kita juga tidak perlu kemudian beda segalanya. Serba harus beda hitu ya enggaklah,"
"Wong ini adalah sebuah pemerintahan yang meneruskan pemerintah sebelumnya. Pemerintah sebelumnya juga meneruskan pemerintah sebelumnya,"
Baca Juga: Breaking News! Duet Ganjar-Anies Bakal Terwujud, Sandiaga Uno Sebut PKS dan Demokrat Siap...
"Jadi pemerintah sesudahnya nanti itu juga akan bergerak dengan ritme begitu," ungkap Anies.
Menurut Anies, sangat penting untuk kita selalu menghormati apa yang sudah dikerjakan pemerintahan sebelumnya.
"Dan tidak perlu menuding-nuding yang sudah dikerjakan pemerintahan sebelumnya dengan tudingan macam-macam," jelas Anies Baswedan.
Berita Terkait
-
Jokowi dan Megawati Tetapkan Duet Maut Ganjar-Gibran di Pemilu 2024, Benarkah?
-
Breaking News! Duet Ganjar-Anies Bakal Terwujud, Sandiaga Uno Sebut PKS dan Demokrat Siap...
-
Timnas Indonesia U-23 Lolos ke Final Piala AFF U-23 2023, Jokowi Berikan Mobil Alphard kepada Pemain, Benarkah?
-
Gempar! Ribuan Warga Solo Dukung Anies Baswedan di Pilpres 2024, Benarkah?
-
Wacana Duet Ganjar Pranowo-Anies Baswedan Bakal Terealisasi? Sandiaga Uno Bocorkan Kode Ini
Terpopuler
- 6 Pilihan HP Flagship Paling Murah, Spek Sultan Harga Teman
- 5 HP 5G Terbaru RAM 12 GB, Spek Kencang untuk Budget Rp3 Juta
- 5 Pilihan Sepatu Lari Hoka Murah di Sports Station, Harga Diskon 50 Persen
- 5 Parfum Aroma Segar Buat Pesepeda, Anti Bau Badan Meski Gowes Seharian
- 5 Sepeda Listrik Jarak Tempuh Terjauh, Tahan Air dan Aman Melintasi Gerimis
Pilihan
-
Stasiun Bekasi Timur akan Kembali Beroperasi Lagi Siang Ini
-
Truk Tangki BBM Meledak Hebat di Banyuasin, 4 Pekerja Terbakar saat Api Membumbung Tinggi
-
RS Polri Berhasil Identifikasi 10 Jenazah Korban Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, Ini Nama-namanya
-
Sempat Hilang Kontak, Ain Karyawan Kompas TV Meninggal dalam Kecelakaan KRL di Bekasi
-
4 Pemain Anyar di Skuad Timnas Indonesia untuk TC Piala AFF 2026, 2 Statusnya Debutan!
Terkini
-
Menperin: Subsidi Motor Listrik Sedang Dikaji
-
Pendidikan Arifah Fauzi, Menteri PPPA yang Dikritik Usai Usul Gerbong Wanita Dipindah Ke Tengah
-
Tim SAR Lebanon Jadi Korban Rudal Israel saat Misi Penyelamatan Sipil
-
Opini: Menelaah Pertanggungjawaban Kasus Koperasi Swadharma Pematangsiantar
-
Kemendag Siapkan Karpet Merah Regulasi KBLI 2025, Busan: Agar Dunia Usaha Makin Adaptif!
-
Catut Nama OJK, Satgas Pasti Hentikan Kegiatan Malahayati
-
Banyak Korban Kecelakaan Kereta Api Bekasi Ulang Tahun di Hari Tragedi
-
Misteri Kasus Andrie Yunus: Tak Ada SP3 Polda Metro, Tapi Masuk Sidang Militer
-
Kemendagri Kasih Paham Rudy Mas'ud, Sentil Penggunaan Anggaran Kaltim
-
Opini: Pertanggungjawaban Kasus Koperasi Swadharma Pematangsiantar