/
Senin, 28 Agustus 2023 | 08:05 WIB
Ngeri! Ledakan Tangki Gas di Bekasi Tewaskan 1 Orang, Warga: Bumi seperti Diangkat (Ist)

Ledakan tangki gas terjadi di Jatisampurna, Kota Bekasi pada Jumat (25/8) membuat warga sekitar ketakutan. Pasalnya menurut pengakuan salah satu warga, ledakan tangki gas itu seperti membuat bumi terangkat. 

“Selama saya tinggal sudah ada aktifitas dan ini baru pertama kali kejadian (ledakan tangki gas). Bumi kayak diangkat,”  kata Binah seperti dikutip dari SuaraBekaci.id

Akibat ledakan tangki gas itu, Binah yang tinggal di kawasan itu bertahun-tahun harus mendapati tempat tinggalnya mengalami kerusakan. 

“Ini tembok rumah hancur yang saya tunjukin, amblas, geser, retak, mungkin karena buminya keangkat kan yak,” jelasnya. 

Warga lainnya, Nur Anita (41) juga mengalami kerugian yang sama. Rumah yang baru ia tempati selama 3 tahun harus mengalami kerusakan akibat ledakan tangki gas kosong itu.

“Kerusakannya, kusen pintu jadi berenggang, dalem sama belakang pada copot plafonnya, sama tembok pada retak. Terus jendela juga rusak kuncinya,” jelas Anita.

Ia mengatakan, pada saat kejadian dia dan dua orang anaknya sedang berada di dalam rumah dan mendengar ledakan yang begitu kencang.

Bahkan, ia sempat mengira bahwa ledakan tersebut adalah detik-detik rumahnya akan roboh.

“Kemarin tuh kita lagi tiduran sama anak-anak di kamar sekitar pukul 13.55 WIB. Terus terdengar suara ledakan 'duar’,” ungkapnya. 

Baca Juga: Ormas di Bekasi Diduga Palak PKL Rp100 Ribu untuk Acara Ultah, Polisi Malah Bilang Seperti Ini

Akibat meledaknya tangki gas kosong di Sumur Jatinegara, Jatisampurna, Kota Bekasi membuat rumah 137 Kepala Keluarga (KK) terdampak. Rumah mereka mengalami kerusakan yang bervariasi.

“Sesuai laporan kurang lebih ada 137 KK ya (yang terdampak). Hanya kerusakan retak-retak kecil, bervariasi ada yang retak, ada yang asbesnya turun, ada yang pecah,” kata Ketua RW 08, Muhamad Yahya. 

Sebelumnya, Direktur PT (Perseroda) MIGAS, Apung Widadi mengatakan kejadian bermula dari seorang kontraktor yang melakukan pengelasan pada tangki gas kosong.

"Kebakaran itu terjadi saat tangki gas dalam keadaan yang kosong," ujarnya.

Dia menerangkan, tangki gas di Sumur Jatinegara yang meledak itu belum terpakai atau masih baru dan dalam kondisi kosong.

Peristiwa itu memakan satu korban meninggal dunia, dan satu korban luka parah. Selanjutnya, Apung mengatakan pihaknya bakal melakukan investigasi mendalam untuk penyebab terjadinya peristiwa tersebut.

Load More