/
Selasa, 29 Agustus 2023 | 18:34 WIB
Yuni Mauliza, tengah menangis di peti jenazah sang kekasih Imam Masykur yang tewas dianiaya oknum Paspampres. ([TikTok @yunimauliza_])

Imam Masykur (25), pemuda asal Aceh, tewas diculik dan dianiaya tiga anggota TNI dengan motif pemerasan. Salah satu di antaranya adalah anggota Paspampres, Praka RM.

Imam merupakan pemuda asal Desa Mon Keulayu, Kecamatan Gandapura, Kabupaten Bireuen, Aceh, yang merantau ke Jakarta.

Ia bekerja sebagai pedagang toko kosmetik di kawasan Rempoa, Tangerang Selatan.

Imam diculik hingga dianiaya pada 12 Agustus 2023. Jasadnya ditemukan dalam keadaan tewas di Sungai Cibogo, Karawang, Jawa Barat, pada 18 Agustus 2023.

Kepergiaan Imam Masykur tak hanya meninggalkan duka mendalam bagi keluarga. Namun juga sang kekasih, Yuni Mauliza.

Melalui akun TikTok-nya, Yuni pun mengunggah foto saat dirinya berdiri dan memeluk peti jenazah sang kekasih.

"Selamat jalan sayang, surga menantimu Allah lebih menyayangimu. Kamu sudah tenang tidak ada lagi yang menyakitimu. Semoga keadilan di negara ini berpihak pada kita," tulisnya.

Dalam postingan yang lain, Yuni tampak tengah berada di dalam mobil ambulans yang membawa jenazah Imam Masykur.

Dalam video itu, Yuni menuliskan curhatan pilu. Berikut isi tulisan tersebut:

Baca Juga: Fakta Baru Kasus Oknum Paspampres Culik dan Aniaya Pemuda Aceh: Ada 1 Korban Lainnya, dan Keterlibatan Warga Sipil

Terima ga terima tetap harus ikhlas, pergi mu begitu cepat sayang. 

Tugasmu disini sudah selesai sayang, kamu sudah tenang, Allah lebih menyayangimu, sekarang kita pulang negara ini sungguh kejam untukmu sayang. 

Semoga keadilan tetap berpihak padamu dengan seadil-adilnya hukum di negara ini

Tapi lain lagi rencana Tuhan kita tidak dijodohkan didunia ini kita hanya dipertemukan saja. 

Doa terbaik menyertaimu, kamu diperlakukan bagaikan nyawa tidak berharga sama sekali bagi mereka

Dengan tanpa disadari jalan mu ke surga sudah ditunjukkan oleh mereka yang tidak layaknya disebut manusia.

Load More