Pertandingan BRI Liga 1 2023/24 pekan ke-11 sore nanti, Sabtu (2/9) akan mempertemukan Persija vs Persib di Stadion Patriot Bekasi. Sepanjang sejarah pertemuan, pemain kedua tim faktanya ternyata pernah menyebrang hingga dicap pengkhianat.
Layaknya El Clasico di LaLiga antara Real Madrid vs Barcelona, pemain Persija dan Persib ternyata pernah saling menyebrang ke klub alias menyebrang membela klub yang awalnya jadi musuh.
Dikulik dari sejumlah sumber, ada 25 pemain Persib yang memilih menyebrang ke Persib. Lalu ada 12 pemain Persib putuskan untuk bermain di Persija.
Berikut 5 pemain dicap pengkhianat di laga Persija vs Persib
Yudi Guntara merupakan salah satu mantan gelandang Persib yang membawa kejayaan untuk Maung Bandung di era 90-an. Menariknya, meski bawa prestasi untuk Persib, Yudi ternyata pernah jadi pemain Persija.
Yudi Guntara tercatat pernah menjadi pemain Persija selama 4 musim dari 1987 hingga 1991. Namun yang menarik, sebenarnya sebelum gabung ke Persib, Yudi ternyata merupakan jebolan diklat Ragunan.
Dari diklat Ragunan, Yudi Guntara putuskan kembali ke Bandung. Kembali ke kota Bandung, Yudi ternyata sempat mendapat banyak tawaran dari klub Galatama seperti Pelita Jaya.
Tony Sucipto
Baca Juga: Anggap Bojan Hodak Pelatih Biasa? Thomas Doll Puji Kehebatan Luis Milla: Persib Bisa Jadi Bagus
Selanjutnya nama yang kerap bolak balik dari Persija ke Persib dan sebaliknya ialah Tony Sucipto. Toncip membela Persija pada 2010 hingga 2011 lalu. Namun, menyebrang pada 2011 ke Persib.
Toncip bela Persib hingga 2018, lalu ia kembali pindah ke Persija Jakarta. Hingga musim ini, Toncip terus membela membela Macan Kemayoran.
Atep Rizal
Atep Rizal pernah dianggap sebagai salah satu wonderkid saat membela Persija pada 2004. Ia terus bela Persija hingga 2008 dan melakoni 53 pertandingan.
Atep kemudian memutuskan untuk kembali ke Persib, klub yang memang mendidiknya. Ia pun jadi andalan Pangeran Biru dan bermain selama 10 musim dengan cetak 30 gol.
Maman Abdurrahman
Berita Terkait
-
Anggap Bojan Hodak Pelatih Biasa? Thomas Doll Puji Kehebatan Luis Milla: Persib Bisa Jadi Bagus
-
Link Siaran Langsung Pertandingan BRI Liga 1 Hari Ini: Persija vs Persib dan PSIS kontra Bali United
-
Persebaya vs Borneo FC, Uston Nawawi Waspadai Lini Serang Pesut Etam
-
Gilbert Agius Merendah Jelang Duel PSIS Semarang vs Bali United: Kami Akan Hadapi Tim dengan Pelatih Bagus
-
Bali United Tantang PSIS Semarang di Pekan ke-11 BRI Liga 1, Stefano Cugurra Pasang Target Tinggi
Terpopuler
- 4 HP dengan Baterai 7000 mAh Terbaik 2026, Anti Lowbat Seharian Cocok untuk Ojol
- Siapa Ginka Febriyanti yang Dituding Ikut Demo Bayaran dan Kini jadi Komisaris Pertamina Retail
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
- 4 Sepatu Lari Ardiles Terbaik Paling Laris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- Sering Mati Listrik? Ini 4 Genset Mini 1000 Watt yang Irit dan Tidak Berisik
Pilihan
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
Terkini
-
Apakah Indomobil Tyranno Aman Lewat Banjir? Cek Hasil Tes Ekstremnya di Sini
-
Prabowo Keceplosan 'Ndasmu' Lagi, Niatnya Guyon Tapi Kena Sindir Pakar Komunikasi
-
Motor Listrik Korupsi BGN untuk Guru Honorer: Solusi Cerdas atau Masalah Baru?
-
5 Moisturizer untuk Base Makeup, Bikin Riasan Lebih Nempel dan Flawless
-
Daya EV Terisi 70 Persen Dalam 5 Menit: Charger Kilat BYD Tiba di Negeri Tetangga, Indonesia Kapan?
-
Venezuela Mirip Zona Perang, Kisah Orianna Cari Ayahnya di Reruntuhan Gedung
-
Review Film Phi Phong: The Blood Demon, Misteri Ritual Kuno yang Mencekam!
-
Pedagang Asing Jualan di E-Commerce RI Sekarang Semakin Sulit
-
Daftar 11 Rusun yang akan Dibangun Jakarta pada 2027, Ada di Mana Saja?
-
Industri Alas Kaki Masih Butuh SDM, Difabel Punya Peluang Besar